Disebut Setnov Terima Uang e-KTP, Ketua Fraksi Golkar: Dia Bohong

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Kamis, 22 Maret 2018 | 17:59 WIB
Disebut Setnov Terima Uang e-KTP, Ketua Fraksi Golkar: Dia Bohong
Mantan Ketua Banggar DPR Melchias Markus Mekeng. [Antara]

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, Melchias Markus Mekeng, menuding mantan rekan sejawat sekaligus ketuanya yang kekinian menjadi terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto, melakukan kebohongan publik.

Pasalnya, Setnov dalam persidangan kasusnya menyebut nama Mekeng sebagai penerima aliran dana korupsi e-KTP.

"Tambah ketahuan bohongnya, kan dulu dibilang saya terima USD1,4 juta, sekarang USD500 ribu. Jangan-jangan semua mereka yang ambil, bilangnya saya," kata Mekeng di sela acara Rapat Kerja Nasional Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (22/3/2018).

Mekeng menilai penjelasan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu di dalam persidangan sama sekali tidak dapat dipercaya.

"Karena kalau terdakwa berbohong pun bisa, kalau saksi yang dipanggil jaksa tidak boleh berbohong karena kalau berbohong kena sumpah palsu ya kan. Saya anggap itu kebohongan publik," ujar Mekeng.

Menurut Mekeng, penyebutan dirinya oleh Novanto sebagai penerima duit haram, merupakan upaya mantan Ketua DPR untuk menyelematkan dirinya dari jeratan hukum.

Lagi pula, lanjutnya, hampir semua saksi yang dimintakan keterangan soal korupsi e-KTP, membantah bahwa dia ikut menerima aliran dana tersebut.

"Faktanya tuduhan yang dituduhkan kepada saya terbantahkan sendiri oleh orang-orang itu sendiri kan, Andi Narogong membantah, Irvanto membantah, ini kan cuma kebohongan yang dibuat sama Nazarudin," tutur Mekeng.

"(Keterangan Novanto) ya palsu lah. Itu hoaks, USD1,4 menjadi USD500 ribu. Mereka yang makan saya yang dikena-kenain," tuturnya.

baca juga

Sebelumnya, dalam persidangan pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis hari ini,Setnov membeberkan sejumlah nama yang diduga turut menerima dana korupsi e-KTP.

"Pertama adalah untuk Komisi II Pak Chairuman (Chairuman Harahap) sejumlah USD 500 ribu dan untuk Ganjar (Pranowo) sudah dipotong oleh Chairuman, dan untuk kepentingan pimpinan Banggar DPR sudah sampaikan juga ke Melchias Mekeng USD500 ribu, Tamsil Linrung USD500 ribu, dan Olly Dondokambey USD500 ribu. Di antaranya melalui Irvanto," kata Novanto.

Selain nama-nama itu, Novanto juga sempat menyebut dua nama politisi PDI Perjuangan, Puan Maharani dan Pramono Anung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rp5 Miliar Duit Korupsi e-KTP Biayai Rapimnas Partai Golkar 2012

Rp5 Miliar Duit Korupsi e-KTP Biayai Rapimnas Partai Golkar 2012

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 14:57 WIB

SBY Diperiksa Penyidik Bareskrim Polri di Rumahnya

SBY Diperiksa Penyidik Bareskrim Polri di Rumahnya

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 19:19 WIB

Pertama Kalinya, Petinggi PDIP Sambangi Markas Golkar

Pertama Kalinya, Petinggi PDIP Sambangi Markas Golkar

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 10:48 WIB

59 Ribu Warga Tangerang Terancam Tak Ikut Pilkada 2018

59 Ribu Warga Tangerang Terancam Tak Ikut Pilkada 2018

News | Senin, 19 Maret 2018 | 19:08 WIB

'Digoyang' Titiek Soeharto, Wakil Ketua MPR  Mahyudin Tenang

'Digoyang' Titiek Soeharto, Wakil Ketua MPR Mahyudin Tenang

News | Senin, 19 Maret 2018 | 16:09 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB