Dua Anak Setya Novanto Diperiksa KPK, Jadi Saksi Kasus Sepupunya

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Rabu, 28 Maret 2018 | 12:50 WIB
Dua Anak Setya Novanto Diperiksa KPK, Jadi Saksi Kasus Sepupunya
Kedua anak Setya Novanto, Rheza Herwindo (kanan) dan Dwina Michaella (berbaju hitam), memenuhi pemanggilan KPK untuk diperiksa terkait kasus e-KTP di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil kedua anak Setya Novanto, Dwina Michaella dan Rheza Herwindo pada Rabu (28/3/2018).

Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan KTP elektronik, yang menjerat sepupu mereka, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan juga pengusaha Made Oka Masagung.

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk IHP dan MOM," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Baik Dwina maupun Rheza sudah memenuhi panggilan KPK tersebut. Keduanya tidak memberikan keterangan kepada wartawan, saat tiba di Gedung KPK.

Mereka memilih untuk langsung masuk ke lobi KPK untuk segera menjalani pemeriksaan.

KPK menetapkan Irvanto sebagai tersangka karena diduga sejak awal mengikuti proses tender e-KTP dengan perusahaannya, PT Murakabi Sejahtera.

Keponakan Setya Novanto tersebut juga sering mengikuti pertemuan di ruko Fatmawati. KPK menyebutkan, walaupun perusahaannya kalah, Irvanto menjadi perwakilan Novanto dalam proyek senilaj Rp5,9 triliun tersebut.

Irvanto diduga telah mengetahui ada permintaan fee 5 persen, untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP.

KPK menduga Irvanto kemudian menerima uang sejumlah total USD3,5 juta dan ditujukan kepada Setnov.

baca juga

Selain Irvanto, orang dekat Novanto, Made Oka Masagung juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP ini.

Peran Made Oka juga diduga sebagai pihak yang menjadi penampung dana untuk Novanto senilai total USD3,8 juta melalui dua perusahaannya di Singapura dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setnov Dinilai Tak Layak Jadi JC, KPK: Keterangannya Tak Berharga

Setnov Dinilai Tak Layak Jadi JC, KPK: Keterangannya Tak Berharga

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 17:11 WIB

Periksa Istri Setya Novanto, Penyidik KPK Cecar 26 Pertanyaan

Periksa Istri Setya Novanto, Penyidik KPK Cecar 26 Pertanyaan

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 16:27 WIB

KPK Jadikan Kesaksian Setnov untuk Usut Uang e-KTP di Golkar

KPK Jadikan Kesaksian Setnov untuk Usut Uang e-KTP di Golkar

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 16:16 WIB

'Serang Balik' Hasto, Rachland: Juru Bicara yang Buruk Buat PDIP

'Serang Balik' Hasto, Rachland: Juru Bicara yang Buruk Buat PDIP

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 12:51 WIB

Kasus e-KTP, Setya Novanto dan Istri Diperiksa KPK

Kasus e-KTP, Setya Novanto dan Istri Diperiksa KPK

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 11:49 WIB

Terkini

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:15 WIB

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 17:11 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:10 WIB

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

4 Rangkaian Skincare Pink Salt yang Bisa Samarkan Pori-pori Besar

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

×