Mendarat Darurat di Palembang, Ini Penjelasan Lion Air

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 April 2018 | 15:03 WIB
Mendarat Darurat di Palembang, Ini Penjelasan Lion Air
Keterangan pers mengenai delay panjang penerbangan maskapainya di Kantor pusat Lion Air Jakarta, Senin (23/2).

Suara.com - Manajemen Maskapai Penerbangan Lion Air meminta maaf atas insiden pendaratan darurat penerbangan JT 600 rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Bandara Sultan Thaha, Jambi. Lion Air janji akan memberikan fasilitas memadai selama penundaan penerbangan.

Danang Mandala Prihantoro selaku Corporate Communications Strategic Lion Air mengatakan pesawat mengalami kendala teknis.

"Demi alasan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan kru dan penumpang, pilot memutuskan untuk tidak melanjutkan penerbangan menuju Jambi. Pesawat JT 600 melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Lesawat mendarat dengan sempurna," beber Danang saat dikonfirmasi metrojambi.com (jaringan suara.com).

Seluruh penumpang dan kru yang berjumlah 206 orang dalam keadaan selamat. Saat ini mereka berada di terminal Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, dan sudah memperoleh layanan terbaik (services on ground).

Lion Air bekerjasama dengan teknisi dan pihak terkait, akan melakukan pengecekan dan menjalankan perawatan pesawat tidak terjadwal. Lion Air akan menerbangkan kembali dengan jadwal keberangkatan terbaru dari Palembang menuju Jambi, menggunakan pesawat yang akan diterbangkan dari Batam.

Lion Air pun berkomitmen menjalankan seluruh aturan yang telah ditetapkan, demi menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.Seluruh penumpang yang terganggu penerbangannya, mendapatkan kompensasi sesuai kebijakan serta layanan terbaik.

"Lion Air menangani penumpang berdasarkan peraturan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015," pungkasnya.

Pesawat Lion Air JT 600 yang membawa pemumpang dari Jakarta dengan tujuan Jambi, Minggu (1/4/2018), terpaksa mendarat darurat di Bandara Sultan Badaruddin II Palembang. Pesawat diduga mengalami kerusakan hingga menyebabkan tekanan udara di kabin penumpang turun.

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman MetroJambi.com yang merupakan media jaringan suara.com di daerah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepanikan Penumpang Lion Air saat Tekanan Udara Kabin Turun

Kepanikan Penumpang Lion Air saat Tekanan Udara Kabin Turun

News | Minggu, 01 April 2018 | 14:47 WIB

Tekanan Udara Turun, Lion Air Jakarta-Jambi Mendarat Darurat

Tekanan Udara Turun, Lion Air Jakarta-Jambi Mendarat Darurat

News | Minggu, 01 April 2018 | 12:27 WIB

Keterlambatan Penerbangan Lion Air Makin Menjadi-jadi

Keterlambatan Penerbangan Lion Air Makin Menjadi-jadi

Bisnis | Selasa, 20 Maret 2018 | 07:38 WIB

Usut Korupsi Underpass Soetta, Polisi Tunggu Pemeriksaan BPK

Usut Korupsi Underpass Soetta, Polisi Tunggu Pemeriksaan BPK

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 15:48 WIB

Polisi Tak Ajak KPK untuk Usut Korupsi Proyek Underpass Bandara

Polisi Tak Ajak KPK untuk Usut Korupsi Proyek Underpass Bandara

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 11:57 WIB

Terkini

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Bekaci | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM

BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM

Kalbar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam

Karhutla TNBTS Meluas, Kondisi Habitat Satwa Endemik Terancam

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Batam | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:10 WIB

×