Kemenag dan Polri Akan Bentuk Satgas Kasus Penipuan Umroh

Pebriansyah Ariefana | Lili Handayani | Suara.com

Rabu, 04 April 2018 | 14:03 WIB
Kemenag dan Polri Akan Bentuk Satgas Kasus Penipuan Umroh
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin bertemu Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin di kantor Kementerian Agama RI. (suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Kementerian Agama (kemenag) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus penanganan kasus travel umroh atau haji bodong. Kemenag sendiri akan semakin ketat mengawasi kasus tersebut. Sementara Polri akan melakukan investivigasi.

Satgas akan dibentuk pekan ini juga. Anggota Satgas terdiri dari Kemenag dan Polri.

"Oleh karenanya kita minggu ini mungkin akan ada semacam satgas dibentuk antara Kemenag dan Mabes Polri. Bukan hanya kasus yang sekarang tapi untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi lagi setelah itu," terang Wakapolri Komjen Pol Syafruddin di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).

Saat ini ada lima kasus yang sedang ditangani Polri terkait penipuan travel umroh. Polisi dan Kemenag akan membentuk tim ahli dalam proses hukum kasus tersebut.

"Masyarakat itu yang dikejar kepastian, mereka sudah dirugikan tentu memerlukan kepastian yang cepat seperti apa. Oleh karena itu kepastiannya adalah keputusan peradilannya. kita akan dorong semua secepatnya, supaya masuk pengadilan, supaya masyarakat pasti ada harapan. Dan ini betul-betul akan kita sinkronkan nanti pengawasannya," jelasnya.

Sebelumnya Komisi III DPR RI memastikan akan segera merekomendasikan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki penyebab merebaknya kasus penipuan jemaah umrah.

"DPR juga telah membentuk pansus itu wewenang DPR, kami pemerintah. Kemenag dan Polri itu pemerintah. Jadi itu silakan saja domainnya DPR, kita ikut saja. Kalau pemerintah itu memang diawasi DPR itu bisa, apa saja bisa, semua bisa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri: Masyarakat Harus Tahan Diri Sikapi Puisi Sukmawati

Polri: Masyarakat Harus Tahan Diri Sikapi Puisi Sukmawati

News | Rabu, 04 April 2018 | 13:49 WIB

Polisi Minta Masukan Ahli Bahasa Tentukan Puisi Sukmawati Menista

Polisi Minta Masukan Ahli Bahasa Tentukan Puisi Sukmawati Menista

News | Rabu, 04 April 2018 | 13:36 WIB

Mantan Kapolres Jakut Maju Pilgub, Kapolda Maluku Jamin Netral

Mantan Kapolres Jakut Maju Pilgub, Kapolda Maluku Jamin Netral

News | Rabu, 04 April 2018 | 11:41 WIB

DPR Kritik Aksi Foto-Foto Jaksa dengan Syahrini

DPR Kritik Aksi Foto-Foto Jaksa dengan Syahrini

News | Selasa, 03 April 2018 | 18:31 WIB

Jelang Pilpres, Jokowi Kasih Arahan ke Pejabat TNI-Polri

Jelang Pilpres, Jokowi Kasih Arahan ke Pejabat TNI-Polri

News | Selasa, 03 April 2018 | 12:45 WIB

Terkini

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB