Prabowo Kuat 3 Jam Pidato, Ada Dokter Terawan di Baliknya

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 06 April 2018 | 20:35 WIB
Prabowo Kuat 3 Jam Pidato, Ada Dokter Terawan di Baliknya
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Penemuan modifikasi digital substraction angiogram (DSA) alias pengobatan strok melalui metode “cuci otak” oleh Dokter Terawan Agus Putranto, menjadi polemik.

Bahkan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memecat sementara dokter TNI berpangkat mayor jenderal tersebut karena dianggap melanggar etika kedokteran.

Namun, sejumlah mantan pasiennya memberikan kesaksian bahwa penemuan dr Terawan justru perlu didukung.

Salah satu mantan pasiennya yang bersuara membela adalah, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Saya ingin IDI meninjau kembali keputusannya. Saya menjadi contoh, sudah tiga kali berobat, mau kali keempat berobat (ke dr Terawan). Dulu saya vertigo, setelah diperiksa dr Terawan dan disarankan dibersihkan, alhamdulillah, sekarang bisa 3 jam berpidato. Kalau dikasih kopi, bisa 5 jam pidato,” tutur Prabowo, Kamis (5/4/2018).

Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla, diwartakan Antara, Jumat (6/4), mengatakan enam dari 10 menteri Indonesia berhasil dirawat oleh Kepala RSPAD Gatot Subroto tersebut.

"Ya tadi kami rapat kabinet, terbatas, ada 10 menteri. Saya tanya, ada berapa yang dirawat dr Terawan, dan dari 10 (menteri) itu ada enam, termasuk saya," kata Jusuf Kalla seusai menghadiri penyerahan bantuan di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jakarta, Jumat.

Jusuf Kalla mengatakan, metode penyembuhan yang dilakukan oleh Terawan lebih banyak manfaatnya, sehingga keputusan IDI memberhentikan sementara kegiatan Terawan selama 12 bulan ke depan perlu dikaji ulang.

"Saya kira lebih banyak sekali orang yang mendapat manfaat. Pak Try (Sutrisno) itu termasuk orang yang dibantu tepat waktu oleh Pak Terawan," tambahnya.

Mayjen CKM dr Terawan Agus Putranto SpRad(K) dijatuhi sanksi pemberhentian sementara sebagai anggota IDI, oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI.

Sebabnya, Terawan diduga melakukan pelanggaran etik kedokteran dengan menerapkan metode DSA.

Terawan dinilai tidak memiliki kode etik kedokteran untuk mengobati pasien penderita gejala strok atau strok, karena dia adalah dokter spesialis radiologi, bukan spesialis penyakit syaraf.

Namun, metode yang dipelajari Terawan terbukti telah berhasil mengobati sejumlah pasien termasuk tokoh-tokoh politik di Tanah Air.

Beberapa tokoh yang pernah diobati oleh Terawan antara lain mantan Wapres Try Sutrisno, Wapres Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto dan Mahfud MD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perlukah Metode Cuci Otak Dokter Terawan Diuji Kembali?

Perlukah Metode Cuci Otak Dokter Terawan Diuji Kembali?

Health | Jum'at, 06 April 2018 | 19:00 WIB

OCA Komplain Jadwal Asian Para Games, INAPGOC: Jangan Mau Diatur

OCA Komplain Jadwal Asian Para Games, INAPGOC: Jangan Mau Diatur

Sport | Jum'at, 06 April 2018 | 13:22 WIB

Rekan Kerja Sebut Dokter Terawan Masih Praktik di RSPAD

Rekan Kerja Sebut Dokter Terawan Masih Praktik di RSPAD

Health | Jum'at, 06 April 2018 | 00:00 WIB

Menkes Enggan Campuri Kasus Pemecatan Kepala RSPAD oleh IDI

Menkes Enggan Campuri Kasus Pemecatan Kepala RSPAD oleh IDI

Health | Kamis, 05 April 2018 | 20:14 WIB

Fahri Hamzah: Tak Ada yang Baru dari Kritik Prabowo Subianto

Fahri Hamzah: Tak Ada yang Baru dari Kritik Prabowo Subianto

News | Kamis, 05 April 2018 | 15:36 WIB

Terkini

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB