Tewas Dibunuh, Jasad Sopir Taksi Online Ditemukan di Sungai

Adhitya Himawan

Selasa, 10 April 2018 | 05:42 WIB
Tewas Dibunuh, Jasad Sopir Taksi Online Ditemukan di Sungai
Ilustrasi mayat. (Shutterstock)

Suara.com - Polsek Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyelidiki kasus dugaan pembunuhan sopir angkutan online yang jasadnya ditemukan di aliran Sungai Cibatu, Kampung Cibatu.

"Mayat pria yang ditemukan warga terselip di bebatuan Sungai Cibatu, tepatnya di Kampung/Desa Cibatu, RT 03/02, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi akhirnya terungkap," kata Kapolsek Cikembar AKP I Dijubaedi di Sukabumi, Senin (9/4/2018).

Ia mengatakan jasad tersebut diketahui bernama Sahroni (29) warga Kampung Pasirluhur RT 09/03, Desa Cempaka, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten yang diduga korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun, penemuan jasad pemuda di aliran sungai tersebut sempat menggemparkan warga pada Minggu, (8/4). Jasad Sahroni ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan terikat seutas tali biru dan matanya tertutup lakban coklat. Lehernya juga dililit tali seperti kabel.

Jasad korban pun langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan visum. Tidak lama nitizen atau warga internet mengunduh foto jasad tersebut ke media sosial dan akhirnya terungkap identitasnya.

Setelah keluarganya datang, almarhum merupakan sopir angkutan online Go Car yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Sebelum kejadian tersebut, korban membawa mobil Daihatsu Terios dengan nomor polisi B 1933 KKF.

Sehingga kasus ini diduga merupakan perampokan sekaligus pembunuhan yang diperkuat dengan tidak adanya mobil, telepon seluler, dompet, dan barang lainnya milik korban Namun untuk memastikan kasus tersebut merupakan perampokan disertai pembunuhan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengotopsi jasad korban yang masih ada di ruang jenazah RSUD Sekarwangi di Kecamatan Cibadak oleh tim dokter forensik RS Soekamto, Jakarta Timur.

"Walaupun sudah ada yang mengakui sebagai saudara korban, tetapi kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil otopsi, bukan berarti kami tidak percaya terhadap pengakuan orang tersebut," tambahnya.

Sementara itu, saudara Sahroni yakni Suryadi mengaku bahwa jasad pemuda yang ditemukan dialiran sungai itu adalah keluarganya. Saudaranya itu merupakan sopir angkutan online.

"Kami terakhir mendapat informasi bahwa Sahroni mendapatkan sewa penumpang dari Blok M Jakarta Selatan menuju Parung Panjang, Bogor. Setelah itu tidak ada kontak lagi dan kami sulit menghubunginya," katanya.

Ia mengetahui bahwa saudaranya ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan setelah fotonya tersebar di media sosial dan langsung melakukan pemeriksaan di RSUD Sekarwangi.

Benar saja jasad pemuda yang menggunakan kaos merah, celana jeans dan bersepatu sport tersebut adalah saudaranya yang diketahui bernama Sahroni. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

News | Senin, 02 November 2026 | 14:48 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Pasar, Sejoli Ini Saling Tuding Lempar Kesalahan saat Rekonstruksi

News | Senin, 02 November 2026 | 13:53 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

×