Prabowo di Antara Nama-nama Cawapres Potensial

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 12 April 2018 | 08:06 WIB
Prabowo di Antara Nama-nama Cawapres Potensial
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi hormat kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto telah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Kesiapan Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ke-15 itu dinyatakan dalam Rapat Koordinasi Nasional 2018 Partai Gerindra di kediamannya, Komplek Hmabalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

Dalam pidatonya, Prabowo membantah keraguan banyak pihak terhadapnya, yang menilai bahwa dia pesimis dan galau untuk maju sebagai penantang Presiden Joko Widodo untuk kedua kalinya dalam ajang pesta demokrasi lima tahunan. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah pemegang mandat seluruh kader Partai Gerindra, dan bersedia maju sebagai Calon Presiden periode 2019-2024 jika diberi kepercayaan oleh seluruh kader Gerindra dan partai koalisi.

“Dengan segala tenaga saya, dengan segala jiwa dan raga saya, seandainya Partai Gerindra memerintahkan saya untuk maju dalam pemilihan Presiden yang akan datang, saya siap melaksanakan tugas tersebut,” kata Prabowo.

Ketua DPP Partai Gerindra, Mohammad Nizar Zahro menafsirkan pernyataan Prabowo tersebut belum dapat dikatakan sebagai deklarasi. Menurut dia, pernyataan Prabowo baru sebatas ikrar bahwa ia siap menerima mandat jika ditunjuk sebagai Capres. Sementara untuk deklarasi akan dilakukan kemudian hari setelah dia menemukan sosok yang pas untuk mendampinginya sebagai Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2019.

“Deklasari itu ibarat orang nikah. Harus ada pasangannya, Cawapresnya, baru deklarasi. Ini setelah dia menyatakan siap menjadi Capres. Tugas dia berikutnya dalah mencari Cawapresnya. Siapa yang disetujui oleh partai koalisi antara PAN dan PKS. Setelah ada Cawapresnya baru deklarasi,” ujar Nizar.

Menimbang Sosok Cawapres Bagi Prabowo.

Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria sebelumnya mengatakan bahwa ada sejumlah nama yang didorong menjadi calon pasangan Prabowo, baik dari kalangan Partai Politik maupun dari non Partai Politik.

“Ada sembilan nama dari PKS, seperti Aher (Gubernur Jawa Barat Agus Heryawan), Sohibul Iman (Presiden PKS), Anis Matta (mantan Presiden PKS), dan lain-lain. Ada juga dari PAN, Zulhas (Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan), ada dari PKB Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar), dari Demokrat ada AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan Gubernur NTB, TGB (Tuan Guru Bajang alias Zainul Majdi),” tutur Riza di DPR, Jakarta, Kamis (29/3/2018) lalu.

Selain nama-nama dari unsur Partai Politik di atas, ada juga dari kalangan non Parpol, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI Purn. Gatot Nurmantyo.

baca juga

Kekinian, di antara nama-nama di atas, hanya ada beberapa nama yang mencuat, yakni, Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, Anis Matta, Sohibul Iman, dan Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang.

Anies Baswedan

Anies adalah Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang kemudian terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama wakilnya, Sandiaga Salahudin Uno pada Tahun 2017 yang silam. Pada Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, Anies-Sandi diusung oleh koalisi Partai Gerindra dan PKS.

Setelah lolos ke putaran kedua, PAN yang sebelumnya mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni melimpahkan dukunganya ke Anies-Sandi melawan pasangan kandidat petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat yang kala itu didukung oleh PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP dan PKB. Pertarungan dimenangkan oleh Anies-Sandi.

Nama Anies belakangan disebut-sebut sebagai sosok potensial mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2019 mendatang. Hal itu pernah ditegaskan oleh Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. Menurut dia, di internal Partai Gerindra, terdapat kelompok yang menginginkan agar Prabowo menggandeng Mantan Rektor Universitas Paramadina dalam Pilpres 2019 mendang.

“Pak Anies punya peluang yang besar. Tentu dia sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya, keserdasannya, elektabilitasnya. Tapi kita belum bisa memutuskan,” kata Riza, Senin (26/3/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Perintahkan Gedung Jakarta Timur dan Barat Juga Diperiksa

Anies Perintahkan Gedung Jakarta Timur dan Barat Juga Diperiksa

News | Kamis, 12 April 2018 | 05:31 WIB

Soal Cawapres Prabowo, Gerindra akan Duduk Bareng dengan Koalisi

Soal Cawapres Prabowo, Gerindra akan Duduk Bareng dengan Koalisi

News | Kamis, 12 April 2018 | 05:25 WIB

Anies: Sudah Saatnya Kita Mendisiplinkan Semua Gedung

Anies: Sudah Saatnya Kita Mendisiplinkan Semua Gedung

News | Kamis, 12 April 2018 | 00:45 WIB

Anies Akui Ganti Rugi Lahan Warga untuk MRT Belum Beres

Anies Akui Ganti Rugi Lahan Warga untuk MRT Belum Beres

News | Rabu, 11 April 2018 | 21:03 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×