Warga Tagih Janji Anies dan Sandiaga, 'Oke Oce Mu Ngibul Bro'

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 16 April 2018 | 14:47 WIB
Warga Tagih Janji Anies dan Sandiaga, 'Oke Oce Mu Ngibul Bro'
Massa mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Jakarta Raya (FAM Jaya), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (16/4/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Massa mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Jakarta Raya (FAM Jaya), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Mereka menagih janji program Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno saat masa kampanye Pilkada 2017.

Massa juga membawa spanduk-spanduk bertuliskan,Oke Oce Mu Ngibul Bro” dan “KJP Plusnya Mana? KJP Minus Kali Bro”.

"Warga Jakarta memilih pasangan Anies Sandi karena janji yang ditawarkan, tetapi realisasinya masih 'nol besar' alias sama sekali belum ada setelah enam bulan berkuasa," ujar orator aksi.

Tak hanya itu, dalam tuntutanya, massa menilai Anies-Sandiaga melakukan pembohongan publik terkait program OK OCE. Mereka juga meminta Anies-Sandiaga merealisasikan program rumah DP nol rupiah.

"Program DP rumah 0 persen, janjinya adalah akan membangun rumah tapak, namun realisasinya adalah pembangunan model rumah susun dengan syarat berat, minimal bergaji Rp 7 juta Rupiah yang tak mungkin diakses warga miskin," tuturnya.

Lebih lanjut, massa menilai ada pemotongan KJP Plus bagi siswa sekolah.

"Berikutnya adalah soal data Kartu Jakarta Pintar (KJP) plus. Oleh Dinas Pendidikan DKI dipotong dari Rp700 ribu per siswa menjadi hanya Rp400 ribu pengguna KJP Plus. Datanya bodong, KJP plus-nya bodong, padahal mereka adalah anak-anak warga DKI yang tergolong miskin. Bukannya KJP Plus, malah KJP Minus," kata orator.

Massa juga menilai Pemprov DKI menutup akses warga dalam proses pengambilan kebijakan dan transparansi anggaran dalam penyusunan APBD.

"Partisipasi publik sebagai indikator perubahan di Jakarta sama sekali tak ada karena Anies dan Sandiaga  menerapkan 'manajemen tertutup' dalam pemerintahannya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPRD DKI Jakarta akan Bikin Pansus Pembangunan LRT

DPRD DKI Jakarta akan Bikin Pansus Pembangunan LRT

News | Senin, 16 April 2018 | 13:59 WIB

Pembelian Dibatalkan Jika Beli Rumah DP 0 Rupiah Lewat Calo

Pembelian Dibatalkan Jika Beli Rumah DP 0 Rupiah Lewat Calo

News | Senin, 16 April 2018 | 12:26 WIB

Pemprov DKI Bentuk UPT Program Rumah DP Nol Rupiah Hari Ini

Pemprov DKI Bentuk UPT Program Rumah DP Nol Rupiah Hari Ini

News | Senin, 16 April 2018 | 11:53 WIB

Sasar Pengurus Masjid, Pemprov DKI Kenalkan OMOCOB

Sasar Pengurus Masjid, Pemprov DKI Kenalkan OMOCOB

News | Senin, 16 April 2018 | 07:11 WIB

Singgung Pejabat Sebelumnya, Anies Tambah Pengawas Hiburan Malam

Singgung Pejabat Sebelumnya, Anies Tambah Pengawas Hiburan Malam

News | Sabtu, 14 April 2018 | 08:12 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB