Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
Menaker Yassierli (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli minta jajarannya untuk selalu memastikan agar layanan publik di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bisa semakin mudah diakses, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Baginya, kualitas layanan bukan sekadar aspek administratif, melainkan wujud nyata kehadiran negara bagi pekerja dan pencari kerja.

Menurutnya, layanan strategis seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), pelatihan kerja, hingga akses pasar kerja harus mampu menjangkau masyarakat tanpa hambatan. Ia mengingatkan, setiap gangguan layanan, baik aplikasi yang bermasalah maupun kanal informasi yang sulit diakses, dapat berdampak langsung pada masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan peluang kerja.

“Layanan tidak boleh bermasalah. Saya tidak ingin masih ada sistem yang down atau kontak yang tidak bisa dihubungi. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat secara langsung,” tegasnya, dalam Halal Bihalal Kemnaker 2026 di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menaker menyebut, pembenahan layanan publik menjadi bagian dari upaya adaptasi terhadap situasi ekonomi yang penuh tantangan. Dalam kondisi tersebut, ia menilai negara harus hadir melalui sistem layanan yang andal, sehingga masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap program ketenagakerjaan secara cepat dan pasti.

Yassierli juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi lintas unit kerja di internal Kemnaker. Ia menilai, satu layanan publik tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil kolaborasi berbagai unit. Karena itu, perbaikan tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus menyeluruh dan terintegrasi.

“Kita harus memperkuat kerja sama. Satu layanan didukung oleh banyak unit kerja, sehingga semua harus bergerak bersama untuk memastikan layanan berjalan optimal,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong perubahan pola kerja yang lebih efisien dan adaptif, termasuk penerapan prinsip ramah lingkungan dan hemat energi dalam operasional kementerian. Langkah ini dinilai penting agar Kemnaker tetap relevan di tengah dinamika global, seperti tekanan ekonomi dan krisis energi di berbagai negara.

Bagi Yassierli, seluruh upaya pembenahan tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yaitu memastikan masyarakat dapat mengakses layanan ketenagakerjaan tanpa hambatan. Ia menegaskan, kualitas layanan publik tidak boleh menurun, justru harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan zaman.

Menaker Yassierli (Dok: Kemnaker)
Menaker Yassierli (Dok: Kemnaker)

“Kemnaker harus memastikan pekerja dan pencari kerja mendapatkan layanan yang cepat, pasti, dan mudah dijangkau. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Kemnaker dan Pelita Air Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Penerbangan

Kemnaker dan Pelita Air Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Penerbangan

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker

Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:15 WIB

Sinergi Kemnaker-Kejati Sumut, Kerja Sosial Didorong Beri Manfaat Keterampilan

Sinergi Kemnaker-Kejati Sumut, Kerja Sosial Didorong Beri Manfaat Keterampilan

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB