Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Muhammad Yasir, Lilis Varwati

Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Indonesia (KPRPI), Mahfud MD saat berada di Unhas [SuaraSulsel.id/Istimewa]
baca 10 detik
  • Rekomendasi Komisi Reformasi Polri telah rampung sejak 7 Februari 2026.
  • Mahfud MD menyatakan laporan belum disampaikan publik, menunggu jadwal laporan langsung kepada Presiden Prabowo.
  • Tim menunggu jadwal pelaporan resmi karena Presiden saat ini sibuk menangani isu internasional prioritas lainnya.

Suara.com -
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri Mahfud MD mengungkap nasib laporan Komisi Reformasi Polri yang hingga kini belum juga disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rapat di DPD RI, Mahfud menegaskan tim yang dibentuk pemerintah sebenarnya sudah merampungkan seluruh rekomendasi sejak 7 Februari 2026. Namun, laporan tersebut masih tertahan karena belum ada jadwal dari Presiden.

"Tanggal 2 Februari itu kita sudah lapor kirim surat, kami sudah selesai, siap melapor, dan kami tidak akan sampaikan ini ke publik sebelum kami lapor ke presiden. Itu etika," kata Mahfud di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Namun hingga kini, menurut Mahfud, belum ada respons dari Istana meski surat sudah dikirim sejak dua bulan lalu.

Mahfud mengungkapkan, Presiden sebelumnya meminta agar laporan tidak dikirim secara tertulis, melainkan disampaikan langsung untuk menghindari kebocoran.

Mahfud beranggapan kalau Prabowo saat ini masih sibuk dengan berbagai isu yang menyita perhatian lebih besar, termasuk masalah konflik di Iran serta keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP).

"Tapi sampai sekarang presiden sibuk, sibuk BOP lah, sibuk Hormuz, sibuk apa. Kita maklum, ini tidak prioritas bagi presiden. Ya kita nunggu saja," ucapnya.

Meski begitu, ia memastikan substansi laporan reformasi Polri telah selesai dan dinilai cukup komprehensif karena melibatkan berbagai perspektif, termasuk dari internal kepolisian dan penegak hukum lainnya.

Mahfud menambahkan, rekomendasi yang disusun tidak hanya berisi pembaruan, tetapi juga mempertahankan aspek lama yang dinilai masih relevan.

baca juga

"Kita memberi hal-hal baru, tapi juga yang lama yang masih bagus kita ya pertahankan," tuturnya.

Ia pun menegaskan saat ini posisi tim hanya menunggu jadwal dari Presiden untuk memaparkan laporan tersebut secara resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan Indonesia-Jepang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?

Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×