Akademi Antikorupsi, Belajar Lawan Korupsi Lewat Online

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Kamis, 19 April 2018 | 12:42 WIB
Akademi Antikorupsi, Belajar Lawan Korupsi Lewat Online
Peluncuran Akademi Antikorupsi. (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) meluncurkan Akademi Antikorupsi yang merupakan kegiatan belajar berbasis elektronik yang digelar di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).

Dalam peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Menurut Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo Akademi Antikorupsi diluncurkan agar menjadi media belajar bagi semua pihak terutama aktivis dan masyarakat mengenai korupsi dan cara pencegahannya.

"Diharapkan program ini dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat. Terutama mengenai pendidikan Antikorupsi merupakan upaya ICW sebagai konsep pendidikan. Agar dapat bisa diakses semua orang," kata Adnan dalam sambutannya di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018).

Adnan menyebut Akademi Antikorupsi sangat berbeda dengan pelatihan sebelumnya yang dilakukan oleh ICW dengan sekolah Anti Korupsi dengan langsung secara tatap muka dan hanya menyasar kepada anak - anak muda di bawah umur 25 tahun.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, Akademi Antikorupsi dapat dirasakan oleh masyarakat luas untuk belajar bersama dengan menggunakan secara online.

"Cara kami ini sebagai respon perkembangan teknologi. Pendekatan pembelajaran yang efektif, Antikorupsi juga bisa dengan teknologi yang semakin maju," ujar Adnan.

Kuliah diberikan oleh para aktivis antikorupsi serta dosen tamu dari kalangan akademisi maupun praktisi dalam pemberantasan korupsi.

Untuk tahun pertama ini, Akademi Antikorupsi menawarkan enam mata kuliah, yakni Pengantar Korupsi untuk Remaja, Pengantar Korupsi untuk Mahasiswa atau Dewasa, Pedadogi Kritis dah Pendidikan Antikorupsi, Sosiologi Korupsi, Pengantar Hukum Korupsi, serta Korupsi dan Kemiskinan.

baca juga

Adapun cara pendaftaran untuk berpartisipasi dalam Akademi Antikorupsi dapat mengunjungi website akademi.antikorupsi.org

Selain itu, masyarakat yang mendaftar Akademi Antikorupsi dapat mengikuti sistem belajar melalui video, kuis dan diskusi, setelah memilih salah satu mata kuliah.

"Untuk diakhir mata kuliah pun peserta akan mendapatlan sertifikat," kata Adnan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rintangi Kasus e-KTP, Dokter Bimanesh Bersaksi untuk Fredrich

Rintangi Kasus e-KTP, Dokter Bimanesh Bersaksi untuk Fredrich

News | Kamis, 19 April 2018 | 09:32 WIB

Isi Pemeriksaan Menteri Siti Terkait Korupsi Reklamasi Jakarta

Isi Pemeriksaan Menteri Siti Terkait Korupsi Reklamasi Jakarta

News | Kamis, 19 April 2018 | 08:57 WIB

Suap Amdal Transmart, Wali Kota Cilegon Ngaku Minta Duit Rp1,5 M

Suap Amdal Transmart, Wali Kota Cilegon Ngaku Minta Duit Rp1,5 M

News | Kamis, 19 April 2018 | 06:15 WIB

Eks Ajudan Boediono Jadi Deputi Bidang Penindakan, Ini Kata KPK

Eks Ajudan Boediono Jadi Deputi Bidang Penindakan, Ini Kata KPK

News | Kamis, 19 April 2018 | 00:05 WIB

Dokter Ini Sebut Aditya Moha Suap Hakim karena Cinta Ibu

Dokter Ini Sebut Aditya Moha Suap Hakim karena Cinta Ibu

News | Rabu, 18 April 2018 | 16:51 WIB

Terkini

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

×