Survei Kompas Elektabilitas Prabowo Turun, Fadli Zon Tak Gubris

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Senin, 23 April 2018 | 16:20 WIB
Survei Kompas Elektabilitas Prabowo Turun, Fadli Zon Tak Gubris
Fadli Zon [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon tidak mau ambil pusing hasil survei terbaru dari Litbang Kompas yang menunjukkan elektabilitas Presiden Joko Widodo semakin naik. Sementara elektabilitas Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto semakin turun.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Elektabilitas Jokowi naik menjadi 55,9 dari sebelumnya hanya 46,3 persen. Sedangkan Prabowo turun drastis menjadi 14,1 persen dari 18,2 persen.

"Ya menurut saya nanti kita lihat saja ya. Survei belum tentu merefleksikan apa yang sesungguhnya. Dia hanya menjadi salah satu indikator," kata Fadli di DPR, Jakarta, Senin (24/4/ 2018).

Fadli mengatakan, survei tidak bisa dijadikan indikator naik dan turunnya elektabilitas seorang bakal kandidat. Sebab, dari sekian banyak lembaga survei, selalu menujukkan hasil yang berbeda-beda.

"Apalagi kemudian kalau pertanyaan menjadi sangat tentukan jawaban masyarakat. Lihat saja survei-survei yang ada. Kemarin survei Median saya baca, elektabilitas pak Jokowi 36 persen, pak Prabowo sekitar 20-an persen. Jadi survei ini menurut saya hanya indikator awal," tutur Fadli.

Menurut Wakil Ketua DPR, Pemilu akan berlangsung satu tahun lagi. Indikator-indikator yang ada saat ini, tak bisa dijadikan kesimpulan. Pun demikian juga dengan hasil survei sejumlah lembaga, baiknya disikapi dengan biasa-biasa saja.

"Pada waktunya tentu nanti akan ada kontestasi yang sesungguhnya, ya rakyat yang menentukan. Dan itu masih tahun depan," ujar Fadli.

Fadli menegaskan, pihaknya yakin, Prabowo akan menang pada Pilpres 2019 mendatang. Sebab, publik bisa melihat bahwasanya masih banyak janji-janji kampanye Jokowi pada Pilpres 2014, yang tidak terealisasi.

Selain itu, di bawah kepemimpinan Jokowi, kondisi ekonomi Indonesia tak seperti yang dijanjikan. Bukannya meningkat, malah turun dari kondisi ekonomi di era pemerintahan yang sebelumnya.

"Kehidupan saat ini juga semakin sulit, lapangan pekerjaan susah, harga-harga naik. Saya kira itu tidak bisa diconvert dengan angka statistik untuk menyenangkan (publik). Harusnya dihadapi," kata Fadli.

Fadli juga mengimbau orang-orang terdekat Jokowi, agar senantiasa mengingatkan bahwa Indonesia kini dilanda banyak persoalan yang harus dihadapi. Bukan justru bekerja hanya untuk menyenangkan Jokowi.

"Seharusnya tidak ABS, asal bapak senang. Coba dihadapi dong persoalan-persoalan yang real di masyarakat. Saya menemukan di Sumut, di dapil saya semua rata-rata sama merasakan kesulitan hidup terutama di bidang ekonomi," tutur Fadli.

"Kalau survei, ya saya juga bisa bikin survei yang bikin pak Prabowo itu menang. Gampang," ujar Fadli menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade

167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:17 WIB

Istana Sering Pakai Tenda, Fadli Zon Bela Proyek Gedung Baru: Tak Langgar UU Cagar Budaya

Istana Sering Pakai Tenda, Fadli Zon Bela Proyek Gedung Baru: Tak Langgar UU Cagar Budaya

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:26 WIB

Ada Peringatan Baru, Apakah 13 Juli Akan Jadi Hari Libur Nasional?

Ada Peringatan Baru, Apakah 13 Juli Akan Jadi Hari Libur Nasional?

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:25 WIB

Mulai Tahun Ini, 13 Juli Resmi Diperingati sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Mulai Tahun Ini, 13 Juli Resmi Diperingati sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:23 WIB

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:30 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Prabowo Idul Adha di Prancis, Fadli Zon: Baik untuk Hubungan Bilateral dan Geopolitik

Prabowo Idul Adha di Prancis, Fadli Zon: Baik untuk Hubungan Bilateral dan Geopolitik

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×