Ridwan Kamil-Uu Target Elektabilitas Melonjak saat Puasa

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 23 April 2018 | 17:33 WIB
Ridwan Kamil-Uu Target Elektabilitas Melonjak saat Puasa
Ketum PPP Muhammad Romahurmuziy (tengah), dan calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (kanan) dan wakilnya, UU Ruzhanul Ulum (kiri) seusai menghadiri Rakorwil PPP Jawa Barat di hotel Grand Asrilia, Bandung, Jawa Barat, Senin (23/4/2018). [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menargetkan tingkat keterpilihan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum bisa naik pesat saat bulan puasa pada pertengahan Mei 2018 mendatang.

"Target kami Rindu (Ridwan-Uu) ini bisa mendapatkan kemenangan, terutama speed up dilakukan pada saat ramadan nanti," kata Romi saat ditemui wartawan seusai menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) PPP Jawa Barat, di hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Senin (23/4/2018).

Romi mengimbau semua kader PPP bisa menggerakkan mesin partainya untuk menjemput kemenangan pasangan nomor urut 1 itu. Selain itu, kata dia, dalam rapat itu dibahas pula fokus kader PPP yakni menyukseskan Pilkada serentak 2018 khususnya di wilayah Jawa Barat.

"Rapat koordinasi wilayah pemenangan pilkada se-Jawa Barat pada siang hari ini saya memberikan arahan langsung untuk seluruh calon yang kita usung di Jawa Barat harus menang terutama pasangan Rindu," katanya.

Menurutnya, guna bisa melakukan percepatan elektabilitas pasangan Ridwan-Uu, pada ramadan nanti, maka sudah seharusnya setiap kader partai berlogo Ka'bah itu harus turun langsung ke seluruh pelosok daerah di Jawa Barat.

"Ini yang bekerja nantinya ada triple track, pertama Dewan Pimpinan Partai, kedua Anggota legislatif yang sekarang menjabat dan caleg yang ditunjuk PPP untuk berangkat dari dapil tersebut," jelasnya.

"Sehingga dengan tiga jalur yang kita gunakan ini diharapkan pasangan Rindu bisa dapat keunggulan pada saatnya," lanjutnya.

Berdasarkan hasil survei beberapa lembaga survei beberapa waktu lalu, pasangan Rindu memang bersaing ketat dengan paslon Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Bahkan, berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA), elektabilitas pasangan Rindu harus kalah dari Deddy-Dedi.

Pasangan Rindu hanya menorehkan elektabilitas 39,3 persen saja. Sementara pasangan Deddy-Dedi berhasil meraih tingkat keterpilihan sebanyak 43,2 persen. [Aminuddin]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Saksi Nikah Syahnaz, Ridwan Kamil Doakan Para Jomblo

Jadi Saksi Nikah Syahnaz, Ridwan Kamil Doakan Para Jomblo

Entertainment | Minggu, 22 April 2018 | 07:00 WIB

Sandiaga Ketemu Romahurmuzy, PPP Gabung Gerindra?

Sandiaga Ketemu Romahurmuzy, PPP Gabung Gerindra?

News | Sabtu, 21 April 2018 | 06:41 WIB

Sekjen PPP Beberkan Hasil Pertemuan Sandiaga dan Romy

Sekjen PPP Beberkan Hasil Pertemuan Sandiaga dan Romy

News | Jum'at, 20 April 2018 | 15:11 WIB

Cak Imin Tak Merasa Diajak Debat dengan Romahurmuziy

Cak Imin Tak Merasa Diajak Debat dengan Romahurmuziy

News | Kamis, 19 April 2018 | 13:05 WIB

Sekjen PPP: Cak Imin Tak Berani Debat Publik dengan Romy

Sekjen PPP: Cak Imin Tak Berani Debat Publik dengan Romy

News | Kamis, 19 April 2018 | 05:44 WIB

Terkini

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB