Demokrat Masih Optimis Bangun Poros Ketiga Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 24 April 2018 | 12:24 WIB
Demokrat Masih Optimis Bangun Poros Ketiga Pilpres 2019
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sambutan dalam acara Rapimnas Partai Demokrat di memenuhi Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3). (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Partai Demokrat masih optimis dengan wacana poros ketiga pada Pilpres 2019 yang akan datang. Peta koalisi yang masih cenderung dinamis serta sisa waktu yang cukup panjang, dijadikan kesempatan oleh partai yang dipimpim oleh mantan Presiden ke enam, Susilo Bambang Yudhoyono untuk membentuk poros ketiga.

"Waktu yang tersedia masih cukup. Untuk itu Partai Demokrat memang menggunakan waktu yang ada ini seefektif mungkin. Apabila memang dicapai koordinasi dan kesepakatan sehingga bisa mengusung Presiden dan Wapres pada poros ketiga, bisa saja," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto di DPR, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Pernyataan Agus sekaligus sebagai penjelasaan atas pernyataan SBY di Cilegon, Banten, kemarin. SBY tegas mengatakan, Demokrat akan usung Capres-Cawapres yang benar-benar dapat mengakomodir kepentingan seluruh rakyat. Kata SBY, Indonesia akan punya pemimpin baru.

Agus mengatakan hingga saat ini semua Partai Politik belum ada yang secara resmi mendapaftarkan calon presiden maupun Cawapres ke KPU. Adapun deklarasi-deklarasi yang dilakukan sejumlah Parpol, masih sebatas deklarasi Capres, sementara Cawapresnya belum ada.

"Sehingga sisa waktu itulah yang digunakan PD untuk berkoordinasi dan menguatkan struktur dari PD. Sehingga di dalam koordinasi PD juga bisa, kemungkinan saja bisa juga mengusung dari poros ketiga," ujar Agus.

Poros ketiga yang dimaksud yaitu poros baru diluar partai pendukung Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Agus, poros ketiga menjadi baik buat proses demokrasi, karena memberi pilihan alternatif kepada rakyat dalam menentukan pemimpin Indonesia ke depan.

Namun demikian, poros ketiga tidak menjadi satu-satunya target politik Demokrat dalam menyambut Pilpres 2019.

"Demokrat memiliki strategi yang paling banyak sekarang ini. Dalam hal ini mempunyai pilihan yang paling banyak. Bisa menciptakan poros ketiga, tentunya apabila disepakati dengan partai-partai yang lain. Bisa juga mendukung salah satu poros yang ada," tutur Agus.

baca juga

Apapun keputusan politik Demokrat, semua tergantung hasil koordinasi dengan parpol-parpol lainnya.

"Sekarang ini memang ful kordinasi. Sehingga semua harus diputuskan secara pruden dan harus diputuskan secara mantap," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Tegur Roy Suryo, Demokrat Bantah Ada Konflik Internal

SBY Tegur Roy Suryo, Demokrat Bantah Ada Konflik Internal

News | Senin, 23 April 2018 | 13:14 WIB

Banyak Pengangguran, SBY Minta Jokowi Ungkap Jumlah Pekerja Asing

Banyak Pengangguran, SBY Minta Jokowi Ungkap Jumlah Pekerja Asing

News | Senin, 23 April 2018 | 10:48 WIB

Foto Jokowi di Sertifikat, Roy Suryo: Ibarat Main Bola, Offside

Foto Jokowi di Sertifikat, Roy Suryo: Ibarat Main Bola, Offside

News | Sabtu, 21 April 2018 | 16:19 WIB

Demokrat Akan Temui PKS, Gerindra Tak Khawatir

Demokrat Akan Temui PKS, Gerindra Tak Khawatir

News | Jum'at, 20 April 2018 | 17:38 WIB

Bicara Pilpres, SBY Temui Presiden PKS Setelah 25 April

Bicara Pilpres, SBY Temui Presiden PKS Setelah 25 April

News | Jum'at, 20 April 2018 | 15:26 WIB

Terkini

Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror

Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:28 WIB

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

×