Komplotan Ustaz Gadungan, Tipu Korban Pakai Wirid

Reza Gunadha Suara.Com
Selasa, 24 April 2018 | 20:25 WIB
Komplotan Ustaz Gadungan, Tipu Korban Pakai Wirid
Komplotan penipu berkedok ustaz pengganda uang, berhasil dibekuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Komplotan penipu berkedok ustaz pengganda uang, berhasil dibekuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Ada empat tersangka yang berhasil ditangkap. Empat tersangka tersebut adalah Moh Sholeh (44), asal Probolinggo, Taufik (48) dan Badri (27) yang merupakan sama-sama berasal dari Situbondo. Kemudian satu tersangka lagi yakni Ahmad (42), asal Jember.

Untuk mengelabui korban, komplotan ini memiliki peran masing-masing dengan sasaran berbeda. Sholeh bertugas mencari korban, Ahmad dan Taufik menjadi ustaz gadungan, dan Badri sebagai sopir.

"Mereka kami tangkap di tempat dan waktu berbeda. Otak komplotan ini adalah tersangka Ahmad," jelas Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Antonius Agus Rahmanto, Selasa (24/4/2018).

Dalam aksinya, komplotan ustaz gadungan ini berpindah-pindah kota. Ada delapan TKP yang disasar, mulai dari Surabaya, Bali, Solo, hingga Batam.

Untuk memperdayai korbannya, tersangka Taufik mengakui dirinya bersama Ahmad berperan sebagai tokoh agama. Mereka menjanjikan mampu menggandakan uang terhadap orang yang menjadi korbannya.

Caranya, korban diminta untuk wirid membaca doa yang sudah diberikan oleh tersangka. Hal itu dilakukan supaya apa yang menjadi keinginan para korban terkabul. Bahkan Ahmad dapat menipu korban hingga meraup keuntungan hampir 900 juta rupiah.

“Orang yang menjadi korban selalu saya telepon terlebih dahulu untuk datang ke Surabaya. Setelah itu, saya pesan kamar hotel dan korban saya suruh wiridan. Kemudian saya terima uang yang hendak digandakan,” kata Taufik.

“Ada yang memberikan Rp 30 juta kadang Rp 50 juta. Hasilnya itu saya buat senang-senang,” katanya.

Baca Juga: Kisruh Perpres Pekerja Asing, Ini Klarifikasi Istana

"Yang paling besar, para tersangka membawa kabur satu koper berisi uang USD61 ribu atau setara Rp 850 Juta. Jika ditotal keuntungan yang diraup para tersangka sekitar Rp 1,5 Miliar," sambung Agus. [Achmad Ali]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI