Viral Bocah Dihukum Mandi Oli, Ini Peristiwa Sebenarnya

Reza Gunadha

Selasa, 01 Mei 2018 | 01:02 WIB
Viral Bocah Dihukum Mandi Oli, Ini Peristiwa Sebenarnya
Sejumlah foto seorang bocah dipaksa mandi memakai oli bekas di sebuah bengkel sebagai hukuman, viral di media-media sosial. [Facebook]

Suara.com - Sejumlah foto seorang bocah dipaksa mandi memakai oli bekas di sebuah bengkel sebagai hukuman, viral di media-media sosial.

Belakangan diketahui, seperti diberitakan Harian Jogja—jaringan Suara.com, peristiwa itu terjadi di bengkel yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Atas pertimbangan redaksi Suara.com, alamat lengkap lokasi peristiwa itu tak dipublikasikan.

Kepala Dusun berinisial SU mengatakan, insiden itu terjadi pada Senin (23/4/2018). Masalah itu juga sudah diselesaikan melalui musyawarah.

"Namun kok ya ramai di media sosial jadi viralnya itu sekarang-sekarang," ujarnya pada Harianjogja.com, Senin (30/4/2018).

Sehadi mengatakan, permasalahan sudah diselesaikan malam hari setelah pencurian. Kronologinya, ketika seorang anak rantai sepedanya putus, lantas dibantu oleh pemilik bengkel berinisial AA.

"Saat AA lengah, anak itu kok malah mencuri barang berharga yang ada di bengkel," ujar Sehadi.

SU mengatakan, barang yang dicuri oleh anak tersebut yaitu persneling motor. AA yang mengetahui aksi pencurian itu langsung memberikan opsi hukuman agar pelaku jera.

"AA coba menawarkan, mau dilaporkan ke orang tuanya atau ke dukuh, tapi dia tidak mau kedua-duanya karena takut dihakimi massa, juga takut sama orang tuanya, akhirnya dia sendiri yang pilih mandi oli," katanya.

SU mengatakan, saat itu AA memberikan hukuman itu agar jera.

baca juga

"Karena kan anak-anak, masa depannya panjang, kalau dibiarkan, dia tidak akan jera, takutnya nanti mengulangi kesalahan lagi," katanya.

Menurut SU, malam setelah kejadian, datang dari paman anak tersebut memberi tahu perihal kondisi anak. "Setelah itu baru tahu bahwa anak itu anak yatim, dan kita rembug warga, masalah selesai waktu itu juga," ujar Sehadi.

Kemudian menurut SU, masalah itu jadi viral lantaran AA menyebarkan vidio yang berisi gambar anak mandi oli di grup WhatsApp antarbengkelnya. Setelah itu, video tersebut tersebar di media sosial lainnya.

"Baru viralnya itu sekarang-sekarang, langsung saja kita kasih penjelasan ke pihak terkait seperti polsek , kejadiannya dan penyelesaiannya," kata SU.

Berita ini kali pertama diterbitkan Harianjogja.com dengan judul ”Viral Bocah Diguyur Oli karena Ketahuan Mencuri di Bengkel, Begini Kejadian Sebenarnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Lelaki Bersepeda Ini Suka Cium Perempuan di Lampu Merah

Waspada, Lelaki Bersepeda Ini Suka Cium Perempuan di Lampu Merah

News | Senin, 30 April 2018 | 20:04 WIB

Viral! Ketika #2019GantiPresiden Diduga Intimidasi #DiaSibukKerja

Viral! Ketika #2019GantiPresiden Diduga Intimidasi #DiaSibukKerja

News | Minggu, 29 April 2018 | 19:06 WIB

Viral! Polisi Berpakaian Preman Bersenjata Api Keroyok Satpam

Viral! Polisi Berpakaian Preman Bersenjata Api Keroyok Satpam

News | Minggu, 29 April 2018 | 15:52 WIB

Video Viral Tilang Politisi PDIP, Polri : Sudah Sesuai Aturan

Video Viral Tilang Politisi PDIP, Polri : Sudah Sesuai Aturan

News | Rabu, 25 April 2018 | 01:03 WIB

Lima Pemainnya Dihukum Komdis PSSI, Persija Ajukan Banding

Lima Pemainnya Dihukum Komdis PSSI, Persija Ajukan Banding

Bola | Sabtu, 14 April 2018 | 11:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×