Pemilu 2019 Rumit, Bamsoet Usul Kurangi Jumlah Partai

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Selasa, 08 Mei 2018 | 17:49 WIB
Pemilu 2019 Rumit, Bamsoet Usul Kurangi Jumlah Partai
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengatakan proses pemilihan anggota legislatif di Indonesia tergolong rumit. Sebanyak 25 ribu nama calon masing masing partai akan bertarung dalam surat suara.

Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan kerumitan itu digambarkan dengan skema pemilihannya.

"Saya tidak bisa membayangkan pemilu 2019 nanti pemilu cukup rumit. Satu orang harus memilih lima kertas suara. Saya khawatir kemurnian demokrasi itu lahir di tengah kebingungan di kertas suara ribuan nama itu," kata Bamsoet dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan, Ikatan Sarjana Profesi Polisi di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2018).

Bamsoet menuturkan masyarakat yang berada di pedasaan dengan umur rasio yang lebih besar mengalami kebingungan dalam menentukan pilihannya nanti, ketika di dalam bilik suara.

Ditakutkan Bamsoet, adanya joki yang membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dan menganggu psikologi masyarakat dalam menentukan pilihannya.

"Saya justru lahir banyak joki yang membantu bapak dan ibu kita petani dan nelayan yang hanya punya waktu mungkin 1 sampai 2 menit dalam bilik suara. Secara psikologis kami juga tak tahu bagaimana perasaaanya. Seperti apa kami juga deg-degan. Ini demokrasi yang saya ragukan," ujar Bamsoet.

"Kalau pilpres kita tidak khawatir karena mungkin hanya dua calon dua pasang head to head. mengkhawatirkan pemilihan legislatif," kata Bamsoet.

Untuk itu Bamsoet berharap aturan ambang batas calon anggota parlemen dapat dinaikan yang kini sebesar empat persen menjadi 10 persen. Sehingga, jumlah partai dan calon anggota yang mengikuti pemilu legislatif semakin sedikit.

"Sehingga nanti partai - partai di Indonesia ini hanya lima atau tiga kembali seperti dulu lagi. Itu jauh lebih mudah kita menerapkan demokrasi di Indonesia karena pilihan tidak banyak. Pasti menekan kerusuhan menekan konflik horizontal," ujar Bamsoet.

baca juga

Di sisi lain, dalam pemilihan kepala daerah di Indonesia, kata Bamsoet harus tetap dibarengi dengan kedewasaan masyarakat dalam mendukung setiap calon pasangan dalam berkampanye dengan hal positif. Sehingga tak menganggu atau saling mencela kubu lainnya.

"Dalam kedewasaan berpolitik kita harus bijaksana tidak menjelek - jelekkan lawan kita. Mari kita berlomba - lomba mempromosikan jagoan - jagoan kita itu jauh lebih elegan dari niat yang lain agar dipilih oleh rakyat," ujar Bamsoet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

20 Tahun Reformasi. Ketua DPR: Mari Berjihad Melawan Korupsi

20 Tahun Reformasi. Ketua DPR: Mari Berjihad Melawan Korupsi

News | Selasa, 08 Mei 2018 | 02:38 WIB

Even Bank Dunia-IMF 2018 Sangat Strategis Bagi Ekonomi Indonesia

Even Bank Dunia-IMF 2018 Sangat Strategis Bagi Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 06 Mei 2018 | 22:16 WIB

Pertemuan DPR dengan Pihak Terkait Proyek APBN akan Lebih Terbuka

Pertemuan DPR dengan Pihak Terkait Proyek APBN akan Lebih Terbuka

News | Minggu, 06 Mei 2018 | 11:04 WIB

Bambang Soesatyo Minta Cuti Lebaran 7 Hari Tak Diubah

Bambang Soesatyo Minta Cuti Lebaran 7 Hari Tak Diubah

News | Sabtu, 05 Mei 2018 | 07:05 WIB

Ketua DPR: Jokowi - JK Terbukti Lindungi Negara dari Narkoba

Ketua DPR: Jokowi - JK Terbukti Lindungi Negara dari Narkoba

News | Sabtu, 05 Mei 2018 | 02:05 WIB

Terkini

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030

Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:53 WIB

Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman

Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:45 WIB

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk

Health | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

×