Bom Meledak di Gereja Surabaya, Banser Jaga Gereja Yogyakarta

Minggu, 13 Mei 2018 | 17:53 WIB
Bom Meledak di Gereja Surabaya, Banser Jaga Gereja Yogyakarta
Gereja Lidwina Bedog Yogyakarta. (Suara.com/Somad)

Suara.com - Ledakan bom yang terjadi di tiga geraja Surabaya mengakibatkan 11 korban jiwa. Kejadian ini membuat beberapa wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencoba untuk mengawal geraja yang sedang melakukan ibadah.

Salah satunya Gereja yakni Santa Lidwina Bedog yang berada di Kecamatan Gamping, Sleman. Walaupun tadi pagi jamaah terlihat masih khidmat mengkuti misa hingga usai. 

Seperti diketahui sebelumnya, gereja Santa Lidwina pernah diserang seorang dengan menggunakan senjata tajam. Aksi itu dilakukan di dalam gereja saat jamaah melakukan ibadah misa, Minggu (11/2/2018).

Suliono mengobrak-abrik gereja dengan merusak patung Yesus. Akibatnya, tiga ummat, satu orang romo, dan satu orang polisi mengalami luka sabetan pedang itu. Suliono berhasil dilumpuhkan saat polisi menembakan dua peluru ke kakinya.

Untuk mengantisipasi adanya tindakan yang tidak diinginkan, pihak Kepolisian sektor Gamping (Polsek) bertemu dengan salah satu pengurus gereja. Mereka membicarkan masalah keamanan yang perlu diperhatikan secara serius di wilayahnya.

Kapolsek Gamping Herwinadi sudah berkoodinasi dengan anggotanya untuk dapat mengamankan  gereja yang ada di Gamping. Mereka akan mencoba melakukan pengawasan intens setelah kejadian ledakan bom yang terjadi di Surabaya.

“Kami berusaha mengamankan, ada juga dari pamswakarsa pengamanan dari pihak gereja,” kata Herwinadi saat ditemui yang kala itu berada di depan gereja Santa Lidwinan.

Ia menambahkan ada delapan gereja yang akan menjadi prioritas pengamanan khusus, ia tidak ingin mengulangi lagi peristiwa penyerangan yang pernah terjadi di Santa Lidwina.

“Karena saya membawahi se-Gamping, semua gereja yang ada di gamping ini menjadi perhatian untuk meningatkan keamanan setiap ada kegiatan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Nizar Ali selaku Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DIY. Ia akan mencoba melakukan pengamanan gereja yang ada di DIY dengan melibatkan Ansor dan Banser. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan mengawal umat kristiani dalam beribadah di gereja masing-masing. Ia tidak ingin ada umat kristiani menjadi korban lagi akibat tindakan keji teroris.

“Seperti biasa yang akan dilakukan Ansor dan Banser Jogja mereka akan ikut menjaga, mengawal umat kristiani di gereja,” kata Nizar Ali. (Somad)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI