Forum ADB Jepang, Indonesia Paparkan Upaya Turunkan Kemiskinan

Fabiola Febrinastri

Senin, 21 Mei 2018 | 09:39 WIB
Forum ADB Jepang, Indonesia Paparkan Upaya Turunkan Kemiskinan
"Asian Development Bank (ADB)", di Tokyo, 17 - 18 Mei 2018. (Sumber: Istimewa)

Suara.com - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Sosial RI memaparkan strategi mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), dalam forum "Asian Development Bank (ADB)", di Tokyo, 17 - 18 Mei 2018. Dalam orum yang dihadiri 16 negara berkembang termasuk Indonesia ini, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat, menyampaikan, pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial non- tunai yang diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan penduduk di Indonesia.

“Sesuai Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2016 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai,  pemerintah meluncurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang merupakan kartu untuk penyaluran bansos berfungsi sebagai basic saving account (tabungan) dan e-wallet,” tuturnya, di hadapan peserta workshop.

Ia menjelaskan, di dalam kartu berbasis ATM ini terdapat beragam jenis bantuan sosial, dimana Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi episentrum dalam pemberian bantuan sosial bagi masyarakat. Harry mengungkapkan, pemerintah Indonesia dan parlemen memiliki komitmen dan political will yang sangat baik terkait perbaikan dan perlindungan sosial di Indonesia.

Hal ini ditunjukkan dalam pelaksanaan PKH, dimana pada 2018, jumlah kepesertaannya telah ditingkatkan 67 persen dari 6 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 10 Juta KPM PKH.

“Pada tahun 2019 direncanakan peningkatan indeks bantuan sosial 100 persen bagi 10 juta KPM PKH, dengan total anggaran bansosnya Rp 32 triliun,” katanya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk mendukung ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial non-tunai, Kemensos memiliki Basis Data Terpadu (BDT) yang terus mengalami penyempurnaan, verifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah setiap 6 bulan sekali sesuai dengan amanat UU Nomor 13 tahun 2011.

“Indonesia sudah memiliki platform Single Registry Inclusive System (SRIS), kerja sama dengan Bank Dunia,” terangnya.

Sebagai komitmen terhadap SDG’s terkait keterlibatan perempuan dalam pembangunan, lanjutnya, pemerintah Indonesia telah menjadikan perempuan sebagai penerima manfaat PKH. Program prioritas nasional sejak 2007 ini juga memperluas target kepesertaan kepada lansia dan disabilitas mulai 2016.

Workshop ADB mengusung tema "Strategi Penganggaran Perlindungan Sosial untuk Mencapai SDG's bagi Anggota Negara Berkembang". Peserta workshop adalah perwakilan dari 16 negara di kawasan Asia, diantaranya Bangladesh, Kamboja, Fiji, China, Mongolia, Timor Leste, Kazakhstan termasuk Indonesia.

Workshop ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan dan tantangan terkait (1) penelitian capaian SDG's di Indonesia, Myanmar dan Timor Leste, (2) perluasan sistem perlindungan sosial di Asia, (3) strategi pendanaan, (4) jaringan perlindungan sosial antara pengambil kebijakan di Asia Pasifik dan (5) merumuskan rekomendasi hasil penelitian tentang perlindungan sosial untuk mencapai tujuan SDGs.

Presentasi topik dan diskusi secara umum menjabarkan tentang hasil studi yang dilakukan oleh ADB tentang capaian implementasi SDG's di 3 negara, yakni Indonesia, Myanmar dan Timor Leste, strategi mendesain program perlindungan sosial dengan memaksimalkan sumber daya serta jaringan yang tersedia dan alternatif solusi penganggaran untuk pengembangan sistem perlindungan sosial.

Fokus utama wokshop adalah menekankan pada banyaknya alternatif cara atau jalan untuk penganggaran program perlindungan sosial, utamanya bagi negara-negara berkembang di wilayah Asia.

Forum ini menyimpulkan; 1) Pendanaan perlindungan sosial membutuhkan broad political consensus dan kerangka penganggaran jangka panjang yang cukup, 2) Untuk memobilisasi sumber daya domestik, perlindungan sosial perlu berlabuh pada struktur pendapatan yang rasional dengan ekuitas yang lebih besar, dan 3) Untuk akuntabilitas dan pengeluaran publik yang efisien untuk mencapai target perlindungan sosial dalam SDG's, analisis keuangan melalui penganggaran sosial perlu dilakukan untuk DMC's.

Berdasarkan diskusi yang telah dilakukan selama 2 hari, pemerintah perlu untuk membuat kebijakan fiskal untuk penganggaran program perlindungan sosial melalui; 1) Peningkatan pajak pendapatan, 2) Meningkatkan efisiensi untuk pengumpulan pajak, 3) Realokasi pengeluaran, 4) Pengalihan secara bertahap subsidi bahan bakar, 5) Reorientasi pendapatan industri ekstraktif, 6) Menciptakan dana khusus dari ekstraktif, 7) Membangun cara yang inovatif untuk pendanaan perlindungan sosial, 8) Inisiatif swasta - publik, 9) Subsidi silang dan 10) Dukungan dari mitra pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

Mahasiswa Trisakti Tuntut Evaluasi Total Satgas PKH yang Hobi Pamer Duit Sitaan, Ini Alasannya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat

Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Setahun Sekolah Rakyat, Siswa Raih Ratusan Prestasi Nasional dan Internasional

Setahun Sekolah Rakyat, Siswa Raih Ratusan Prestasi Nasional dan Internasional

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Palagan Senyap Menjaga Rimba: Sepak Terjang Satgas PKH Bentukan Prabowo

Palagan Senyap Menjaga Rimba: Sepak Terjang Satgas PKH Bentukan Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:25 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

4 Lipstik Implora Paling Waterproof dan Smudgeproof, Harga Mulai Rp23 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

Syarat Bikin KK Sendiri Belum Menikah, Simak Ketentuan dan Cara Mengurusnya

Syarat Bikin KK Sendiri Belum Menikah, Simak Ketentuan dan Cara Mengurusnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:52 WIB

4 Shio Rawan Kena Tipu dan Bangkrut 2027, Waspada Urusan Keuangan!

4 Shio Rawan Kena Tipu dan Bangkrut 2027, Waspada Urusan Keuangan!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:50 WIB

Berapa Harga Serum Viva untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas? Ada 4 Pilihan

Berapa Harga Serum Viva untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas? Ada 4 Pilihan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:45 WIB

Minyak Mentah Meroket, Apakah Harga BBM Domestik Bakal Ikut Naik?

Minyak Mentah Meroket, Apakah Harga BBM Domestik Bakal Ikut Naik?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:44 WIB

Arti 3 Jari Telunjuk Tengah Manis, Ini Asal Usul Simbol Perlawanan Three-Finger Salute

Arti 3 Jari Telunjuk Tengah Manis, Ini Asal Usul Simbol Perlawanan Three-Finger Salute

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:33 WIB

Fenomena Tren Hopping: Ambisi Kekinian yang Merusak Identitas Diri

Fenomena Tren Hopping: Ambisi Kekinian yang Merusak Identitas Diri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:30 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:23 WIB

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:20 WIB

×