Charta Politika: AHY Masih Unggul Jadi Cawapres Jokowi 2019

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 21 Mei 2018 | 19:00 WIB
Charta Politika: AHY Masih Unggul Jadi Cawapres Jokowi 2019
Komandan Satuan Tugas Bersama partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, seusai menemui Presiden Joko Widodo ‎di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/3/2018). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Lembaga survei Charta Politika melakukan survei nasional tokoh-tokoh yang berpotensi untuk bertarung di pemilihan presiden 2019. Dari tujuh nama tokoh yang disurvei sebagai capres, dua nama teratas yang dipilih masyarakat adalah Jokowi Widodo (51,2 persen) dan Prabowo Subianto (23,3 persen).

Selain Jokowi dan Prabowo, di susul Gatot Nurmantyo (5,5 persen), Anies Baswedan (3,4 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (2,7 persen), M. Jusuf Kalla (2,0 persen), Muhaimin Iskandar (0,6 persen).

“Seandainya Pilpres dilakukan hari ini, masih diungguli dua nama yaitu Jokowi dan Prabowo,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam konfrensi pers di resto Esteler 77 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/5/2018).

Sedangkan untuk calon wakil presiden mendampingi Jokowi, masih stagnan pada tiga nama yang dipilih masyarakat. Tiga nama teratas itu adalah Agus Harimurti 11,8 persen, Gatot Nurmantyo 11,5 persen dan Anies Baswedan 9,1 persen.

AHY, Gatot dan Anies yang kita tahu kemudian sering dianggap sebagian pihak punya sisi politik berbeda dengan Jokowi, tapi 3 nama itu paling atas sebagai cawapres Jokowi,” ujar dia.

Namun, tiga nama itu juga kembali muncul dari masyarakat saat ditanyakan siapa cawapres yang cocok mendampingi Prabowo. Tetapi dari tiga nama itu, yang paling banyak dipilih mendampingi Prabowo adalah Anies.

“Yang memilih Anies 15,6 persen, yang memilih Gatot 15,1 persen dan yang memilij Agus 10,4,” tutur dia.

Survei ini dilakukan secara pasca Prabowo mendeklarasikan diri di internal Gerindra untuk maju calon Presiden 2019. Survei dilakukan secara nasional dengan 2000 responden melalui wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner terstruktur.

Sementara itu pengumpulan data dilakukan pada 13 April-19 April 2018 di 34 Provinsi. Survei ini juga menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Jokowi Diajak Kiai Pesantren Bicara soal PKI

Cerita Jokowi Diajak Kiai Pesantren Bicara soal PKI

News | Senin, 21 Mei 2018 | 18:28 WIB

Begini Tantangan 20 Tahun Reformasi di Mata Istana Kepresidenan

Begini Tantangan 20 Tahun Reformasi di Mata Istana Kepresidenan

News | Senin, 21 Mei 2018 | 12:10 WIB

Sri Bintang: Sejak Soeharto sampai Jokowi, Presiden Hanya Gombal

Sri Bintang: Sejak Soeharto sampai Jokowi, Presiden Hanya Gombal

News | Minggu, 20 Mei 2018 | 20:20 WIB

10 Foto Beby JKT48 yang Bikin Heboh Cuitannya Dibalas Jokowi

10 Foto Beby JKT48 yang Bikin Heboh Cuitannya Dibalas Jokowi

Entertainment | Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:46 WIB

Viral, Media Luar Beritakan Jokowi Mirip Obama

Viral, Media Luar Beritakan Jokowi Mirip Obama

Tekno | Sabtu, 19 Mei 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB