Sidney Jones: Diprediksi Tak Ada Bom Bunuh Diri Mengajak Anak

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 23 Mei 2018 | 03:38 WIB
Sidney Jones: Diprediksi Tak Ada Bom Bunuh Diri Mengajak Anak
Petugas melakukan olah TKP di lokasi bom bunuh diri di GPSS Arjuno, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/5).

Suara.com - Peneliti terorisme internasional Sidney Jones memprediksi bahwa tren aksi bom bunuh diri yang melibatkan anak-anak diperkirakan tidak akan terjadi lagi. Sebab itu di luar pemikiran kaum ekstrimis.

"Kemungkinan kecil (pelibatan keluarga termasuk anak) akan terjadi lagi," kata Sidney Jones dalam diskusi bertajuk Menguak Fakta Aktual Radikalisme dan Terorisme di Indonesia, di Jakarta, Selasa, mengomentari tiga keluarga yang tewas dalam tiga peristiwa bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo.

Dia pun tidak habis pikir ketiga keluarga itu tega mengorbankan anak-anak mereka sebagai bomber. Karena hal itu di luar kebiasaan para kaum ekstremis.

Menurut dia, aksi ketiga keluarga tersebut yang mengorbankan nyawa mereka dan keluarganya dalam tiga peristiwa bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, tidak akan diikuti oleh para ekstrimis lainnya.

"Bukan berarti sekarang hingga dua tahun kedepan akan lebih banyak keluarga yang bergerak seperti tiga keluarga di Surabaya, karena orang ekstrimis pun tidak mau mengorbankan anaknya," katanya.

Sepekan lalu, pada 13 Mei 2018, kota Surabaya diguncang serangan bom bunuh diri. Bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno yang mengakibatkan korban tewas mencapai 14 orang, termasuk para pelaku diduga berjumlah enam orang yang merupakan satu keluarga, sedangkan korban luka-luka tercatat mencapai 41 orang.

Selang 14 jam kemudian, ledakan bom terjadi di Blok B Lantai 5 Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Ledakan itu merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga terduga teroris yang akan melakukan serangan bom.

Pada 14 Mei 2018 juga terjadi bom bunuh diri di pintu masuk kantor Mapolrestabes Surabaya yang mengakibatkan empat pelaku tewas dan masyarakat serta polisi yang ada di sekitar ledakan juga terluka. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidney Jones: Teroris yang Belum ke Suriah Lebih Berbahaya

Sidney Jones: Teroris yang Belum ke Suriah Lebih Berbahaya

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 21:55 WIB

Sidney Jones: Bom Bunuh Diri Surabaya Bukti Teroris Sedang Lemah

Sidney Jones: Bom Bunuh Diri Surabaya Bukti Teroris Sedang Lemah

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 18:48 WIB

Fadli Zon Dukung Dosen USU yang Sebut Bom Surabaya Pengalihan Isu

Fadli Zon Dukung Dosen USU yang Sebut Bom Surabaya Pengalihan Isu

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 19:10 WIB

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bayu, Pahlawan Bom Surabaya

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bayu, Pahlawan Bom Surabaya

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 14:29 WIB

Menhan Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Ajak Anak-anak, Orang Gila

Menhan Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Ajak Anak-anak, Orang Gila

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 13:45 WIB

Terkini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

×