Boros, PM Baru Malaysia Potong 10 Persen Gaji Menteri

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 23 Mei 2018 | 17:31 WIB
Boros, PM Baru Malaysia Potong 10 Persen Gaji Menteri
Mahathir Mohamad (tengah) resmi sebagai perdana menteri Malaysia, Kamis (10/5/2018) malam. [AFP/Manan Vatsyayana]

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia yang baru terpilih, Mahathir Mohamad, bertekad memangkas utang nasionalnya yang hingga kekinian mencapai RM 1 Triliun atau setara Rp 3.575 triliun.

Mahathir, seperti diberitakan Reuters, Rabu (23/5/2018), memastikan membatalkan sejumlah proyek bombastis, serta memotong gaji para menteri guna mendapat tambahan uang membayar utang tersebut.

Ia menuturkan, tingkat utang nasional Malaysia itu sudah berada di garis yang mengkhawatirkan. Sebab, selain jumlah utang itu menjadi yang terbesar ketiga di Asia Tenggara, juga mencapai 65 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Menurutnya, membengkaknya jumlah utang nasional itu karena pendahulunya yang dikalahkan dalam pemilu Mei 2018, Najib Razak, melakukan banyak kesalahan anggaran.

"Saya telah diberitahu bahwa utang kami sebenarnya RM 1 triliun. Tetapi hari ini kami telah mempelajari dan mendapat solusi untuk mengurangi utang itu,” kata Mahathir dalam jumpa pers.

Mahathir juga menuturkan, bakal kembali mempertimbangkan berhenti membiayai perusahaan Amerika Serikat yang ditugaskan mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 . Pesawat itu menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014.

Kasus menghilangnya pesawat MH370 beserta 239 penumpang di dalamnya itu, tetap menjadi perhatian banyak negara dan merupakan salah satu misteri terbesar penerbangan terbesar di dunia.

Bahkan, Mahathir menuturkan, menteri transportasi yang baru tengah mengkaji untuk menyetop pencarian tersebut pada Selasa (29/5) pekan depan.

Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service mengatakan, rasio utang terhadap PDB Malaysia sampai Maret 2018 terbilang “cukup tinggi” pada 51 persen.

Rasio utang itu dapat menimbulkan risiko bagi perekonomian jika dibiarkan terus meningkat.

Mahathir juga mengumumkan rencana mencabut pajak barang dan jasa yang kontroversial, guna meraup RM 43,8 miliar tahun ini, dan memulihkan kembali subsidi bahan bakar minyak.

Menurut Moody’s, meskipun populer di kalangan pemilih, rencana ini akan memperlebar defisit fiskal dan dapat menjadi kredit negatif kalau tanpa tindakan pengimbangan.

Selain itu, Mahathir mengatakan gaji menteri kabinet dipotong 10 persen dan bahwa pemerintahnya segera memutuskan berlanjut atau tidaknya proyek kereta berkecepatan tinggi Singapura-Kuala Lumpur.

"Ini akan dikelola oleh menteri keuangan dan dalam proses perampingan nanti, saya jamin tak ada orang yang bergaji lebih rendah akan terimbas hal ini,” terangnya.

Untuk diketahui, ketika masih berkuasa, PM Najib selalu mengklaim utang nasional berada di bawah batas yang ditetapkan pemerintah sendiri, yakni sebesar 55 persen dari PDB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telisik Korupsi Najib Razak, Ketua KPK Malaysia Diancam Dibunuh

Telisik Korupsi Najib Razak, Ketua KPK Malaysia Diancam Dibunuh

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 14:40 WIB

Fahri Hamzah Dorong Amien Rais Jadi Capres

Fahri Hamzah Dorong Amien Rais Jadi Capres

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 00:10 WIB

Penyelundup Sabu dalam Kemasan Teh Cina Tewas Ditembak

Penyelundup Sabu dalam Kemasan Teh Cina Tewas Ditembak

News | Senin, 21 Mei 2018 | 21:55 WIB

Greysia / Apriani Menang, Indonesia Imbangi Malaysia

Greysia / Apriani Menang, Indonesia Imbangi Malaysia

Sport | Senin, 21 Mei 2018 | 17:16 WIB

Ketika Anwar Ibrahim Bicara Reformasi di Indonesia dan Malaysia

Ketika Anwar Ibrahim Bicara Reformasi di Indonesia dan Malaysia

News | Senin, 21 Mei 2018 | 01:16 WIB

Terkini

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:20 WIB

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:14 WIB

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:52 WIB

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:02 WIB

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:17 WIB

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:13 WIB

Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok

Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:53 WIB

Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional

Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:48 WIB