Baru Sunat, Siswa SD Hamili Kekasihnya yang Siswi SMP

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 23 Mei 2018 | 19:45 WIB
Baru Sunat, Siswa SD Hamili Kekasihnya yang Siswi SMP
D, siswi SMP yang dihamili kekasihnya, siswa SD. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, digemparkan oleh kasus seorang siswa SD kelas V yang menghamili siswi Sekolah Menengah Pertama.

Informasi yang dihimpun Suara.com di lapangan, siswa SD yang lahir tahun 2004 telah beberapa kali melakukan hubungan intim dengan kekasihnya D, yang duduk di bangku sekolah SMP.

Siswa SD itu mulai berhubungan intim dengan sang kekasih sejak selesai berkhitan.

Akibat hubungan yang ilegal menurut hukum nasional tersebut, D kekinian hamil 6 bulan. Kehamilan D dipastikan oleh pihak puskesmas, setelah pihak sekolah mengantarkannya untuk berobat karena mengaku sakit.

Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukum Polres Tulungagung.

"Iya benar. Pihak kepolisian juga telah mendatangi rumah kedua siswa-siswi tersebut," jelas Barung, Rabu (23/5/2018).

Berdasarkan data kepolisian, permasalahan tersebut tengah diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan keluarga berencana menikahkan kedua muda-mudi tersebut.

Hubungan asmara keduanya berawal di sebuah Pantai Gemah Pesona, yang tak jauh dari Pantai Popoh Tulungagung. Keduanya berkenalan di sana.

Setelah persamuhan pertama itu, siswa SD tersebut berhasil mendapatkan nomor telepon D.

"Perkenalan mereka saat itu di Pantai Gemah. Perkenalannya pada bulan Februari 2017," jelas Frans Barung.

Seusai mendapatkan nomor telepon pujaan hatinya, H sering bertegur sapa melalui ponsel. Namun tidak diketahui apa saja yang mereka bicarakan dalam obrolan tersebut.

Hubungan mereka terjalin hingga 9 bulan sejak berkenalan di pantai. Sampai akhirnya, pada Bulan November 2017, siswa SD yang baru berkhitan itu berhasil meluluhkan hati sang kekasih dan mendapatkan cintanya.

"Awal mereka berhubungan badan pada Bulan November 2017 sekitar pukul 13.00 di sebuah rumah milik orangtua H," pungkas Barung. [Achmad Ali]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Topeng Monyet Kini Terlarang di Jawa Timur

Topeng Monyet Kini Terlarang di Jawa Timur

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:51 WIB

Perempuan Bercadar Dipaksa Turun dari Bus, Ini Kisah Sebenarnya

Perempuan Bercadar Dipaksa Turun dari Bus, Ini Kisah Sebenarnya

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 18:42 WIB

ABG Perempuan Pakai Cadar Diturunkan Paksa dari Bus

ABG Perempuan Pakai Cadar Diturunkan Paksa dari Bus

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 15:54 WIB

Terkini

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB