Motif RV Membunuh Grace karena Dendam dengan Ibu Korban

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 26 Mei 2018 | 03:09 WIB
Motif RV Membunuh Grace karena Dendam dengan Ibu Korban
Sandal Grace yang sempat dinyatakan hilang oleh polisi. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Pelaku pembunuhan bocah dalam karung berisnial RV (15) mengaku nekat menghabisi nyawa Grace Gabriela Bimusu (6) lantaran memiliki dendam terhadap ibu korban yakni Immi Nancy Elisa.

"Berdasarkan pengakuan dari tersangka, dia nekat membunuh karena merasa dendam terhadap ibu korban," kata Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan, Jumat (25/5/2018).

Meski demikian, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci terkait pemicu dari dendam anak yang baru saja lulus SMP tersebut. Sehingga nekat melampiaskannya kepada kroban Grace.

Kepolisian Resor Bogor membenarkan adanya temuan jasad bocah perempuan berinisial GG (6) terbungkus karung di Perumahan Bogor Asri, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Rambiga]

"Sementara itu, karena dendam kepada ibu korban. Kita utarakan nanti dipersidangan," tambahnya.

Sementara, terkait kronologi pembunuhan tersebut, RV diketahui bekerja sendiri mulai dari membekap wajah korban hingga meningg hingga membungkus jasad korba dan membuangnya di kebun kosong.

"Semua dilakukan sendiri. Jadi RV ini membunuh korban di rumahnya saat kondisi sepi, ayahnya kerja dan ibunya mengantar adiknya sekolah. Korban dibunuh dengan cara dibekap, lalu dibungkus dengan karung dan dibuang oleh pelaku di kebun," jelasnya.

Pemakaman Grace Gabriela (6), di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rajeg, Cibinong Jawa Barat, Rabu (2/5/2018). [Suara.com/Rambiga]

Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyidikan lebih lanjut termasuk memeriksa hasil otopsi dengan tim dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya kekerasan seksual yang dialami korban

"Untuk ada atau tidaknya kekerasan seksual kita akan mendalami dari hasil otopsi dengan tim dokter. Yang pasti korban meninggal karena lemas," tandasnya.

Isak tangis keluarga mengiringi kedatangan jasad bocah perempuan berinisial GG (6), yang tewas terbungkus karung beras di rumah duka di Perumahan Bogor Asri, RT 06 RW 11, Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/5/2018). [Suara.com/Rambiga]

Kuasa hukum keluarga Grace, Tobbyas Ndiwa menduga RV bukan pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan ini. Orangtua pelaku disinyalir juga ikut terlibat kasus pembunuhan ini.

"Kami berasumsi bahwa pelaku RV ini bukan pelaku tunggal. Ada pihak lain yang membantu dalam pidana ini dalam artia orangtuanya juga terlibat kasus ini," kata Tobbyas kepada Suara.com.

Tobbyas menjelaskan kecil kemungkinan seorang anak yang baru lulus SMP melakukan pembunuhan sendiri mulai dari membekap korban hingga tewas, membungkusnya dengan karung dan membuang jasadnya ke kebun di sekitar lokasi.

Pihaknya meminta agar polisi tidak terlalu prematur menentukan RV pelaku tunggal. Tobbyas berharap agar kasus ini diungkap secara tuntas termasuk ada atau tidaknya kekerasan seksual yang dialami korban sebelum tewas dibunuh oleh pelaku.

Sementara itu, ayah Grace, Jimmy Bimusu merasa bersyukur karena pelaku yang membunuh putrinya sudsh tertangkap. Namun, ia tetap berharap agar RV mendapat hukuman setimpal dengan perbuataannya sehingga kasus seperti ini tidak kembali terjadi.

"Kami bersyukur pelaku telah tertangkap. Sekarang kita serahkan semua ke kepolisian tetapi saya harap RV bisa dihukum seberat-beratnya," ungkap Jimmy.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan bocah dalam karung Grace Gabriela Bimusu (6). Pelaku tersebut masih tetangga dekat dengan korban dan di bawah umur berinisial RV (15).

Atas perbuatannya, RV dijerat dengan Pasal berlapis yaitu 340, 338 KHUP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 80 Ayat 2 UUD No 35 Tahun 2015 tentang perlindungan anak ancaman hukuman 20 penjara. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Door! Polisi Tembakan Pistol di Pra Rekonstruksi Pembunuhan Grace

Door! Polisi Tembakan Pistol di Pra Rekonstruksi Pembunuhan Grace

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 20:02 WIB

Ikut Campur Pembagian Hasil Curian, Anggi Meregang Nyawa

Ikut Campur Pembagian Hasil Curian, Anggi Meregang Nyawa

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 00:01 WIB

Habis Tusuk Anggi di Depan Anak, Adnan Buron Jadi Tukang Becak

Habis Tusuk Anggi di Depan Anak, Adnan Buron Jadi Tukang Becak

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 19:15 WIB

Aksi Kawanan Begal Teror Pengguna Layanan Hotspot di Bogor

Aksi Kawanan Begal Teror Pengguna Layanan Hotspot di Bogor

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 15:46 WIB

Apes, Niat Curi Kabel PLN Jumar Tewas Kesetrum

Apes, Niat Curi Kabel PLN Jumar Tewas Kesetrum

News | Senin, 21 Mei 2018 | 15:08 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×