Mahasiswa Rakit Bom, Fadli Zon Yakin Kampus Tak Lahirkan Teroris

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 04 Juni 2018 | 17:59 WIB
Mahasiswa Rakit Bom, Fadli Zon Yakin Kampus Tak Lahirkan Teroris
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY di Kantor Kepatihan, Senin (28/5/2018). [Suara.com/Somad]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon tidak yakin pelaku terorisme lahir dari kampus. Menurut dia, kampus-kampus saat ini sudah modern, termasuk mahasiswanya yang sudah cerdas.

Fadli yakin para mahasiswa tak akan terpengaruh paham terorisme. Mengingat perkembangan dunia pendidikan tanah air semakin maju.

"Apalagi sampai kegiatan pembuatan bom atau semacamnya, saya tidak yakin. Dari dulu saya tidak percaya. Kalau di tempat-tempat lain (mungkin), masa di dalam kampus ya? Apalagi ini kampus negeri lebih punya pengamanan dan sebagainya," kata Fadli di DPR, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Pernyataan Fadli menanggapi kabar ditangkapnya tiga terduga teroris di kampus Universitas Riau, Pekanbaru. Selain terduga pelaku, Densus 88 juga mengamankan barang bukti berupa bom rakitan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra berpendapat, kampus memiliki sistem pengamanan sendiri. Sulit rasanya diterobos oleh paham-paham terorisme.

"Ya mudah-mudahan ini informasi tidak benarlah, atau kalaupun ini benar, ya orang dari luar, bukan mahasiswa. Orang dari luar yang masuk memanfaatkan tempatnya. Karena mungkin orang mencari tempat yang orang tidak menyangka bahwa itu bisa dipakai dan sebaginya, tapi kalau mahasiswa saya tak yakin," tutur Fadli.

Lebih lanjut, Fadli mengapresiasi pengakuan Rektor UNRI, bahwa ketiga pelaku merupakan alumni dari kampusnya. Namun, ia menilai kejadian tersebut mencoreng nama baik perguruan tinggi di Indonesia.

"PTN, PTS, dunia akademik pendidikan, dan secara keseluruhan nama Indonesia loh. Karena ini di kampus gitu loh, jadi coba dicek, diperiksa yang benar, apakah ini satu kejadian yang memang aktual dan memang ada di kampus, atau mereka hanya ketepatan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab gitu," kata Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Ingatkan Masyarakat Tak Pandang Kampus Jadi Tempat Radikal

Polri Ingatkan Masyarakat Tak Pandang Kampus Jadi Tempat Radikal

News | Senin, 04 Juni 2018 | 17:36 WIB

Ketua Komisi I DPR Nilai Densus 88 Bisa Masuk Kampus saat Darurat

Ketua Komisi I DPR Nilai Densus 88 Bisa Masuk Kampus saat Darurat

News | Senin, 04 Juni 2018 | 16:54 WIB

Ragukan Kantornya Mau Dibom Teroris, Fadli Zon: DPR Punya Rakyat

Ragukan Kantornya Mau Dibom Teroris, Fadli Zon: DPR Punya Rakyat

News | Senin, 04 Juni 2018 | 15:35 WIB

Menristek Bolehkan Polisi Bersenjata Lengkap Masuk Kampus

Menristek Bolehkan Polisi Bersenjata Lengkap Masuk Kampus

News | Senin, 04 Juni 2018 | 12:15 WIB

Teroris Masuk Kampus, Menristek Menolak Disebut Kecolongan

Teroris Masuk Kampus, Menristek Menolak Disebut Kecolongan

News | Senin, 04 Juni 2018 | 10:59 WIB

Terkini

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB