Polri Ingatkan Masyarakat Tak Pandang Kampus Jadi Tempat Radikal

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 04 Juni 2018 | 17:36 WIB
Polri Ingatkan Masyarakat Tak Pandang Kampus Jadi Tempat Radikal
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Muhammad Iqbal. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Kepolisian Indonesia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuat pandangan seolah-olah saat ini kampus menjadi tempat berkembangnya radikalisme. Dia mengatakan mahasiswa yang ditangkap karena merakit bom di Universitas Riau hanyalah oknum.

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek Universitas Riau, dengan mengamankan tiga orang alumni tersebut di Fakultas Fisipol, pada Sabtu (2/6/2018).

"Jangan diframing masalah radikalisme terduga teroris dengan lokasi akademisi, bahwa sekali lagi saya tegaskan bahwa kampus adalah Civitas Akademika. ini adalah oknum," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal, di Mabea Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

Untuk kondisi kampus kini dianggap sangat rentan dimasuki oleh semua pihak. Maka itu, Iqbal menyarankan pihak kampus untuk lebih mengetatkan kegiatan maupun kontrol bagi orang yang berkepentingan di kampus. Polri maupun BNPT sudah berupaya dengan mewaspadai terhadap kampus menjadi wadah radikalisme oleh oknum.

"Jadi kami dalam hal ini bukan hanya polri sendiri ada berbagai lembaga BNPT dan lain lain mendorong pihak kampus untuk lebih 'awas' dengan ajaran ajaran radikal, ingat ya, ajaran radikal," ujar Iqbal

BNPT mempunyai peran cukup sentral ditengah masyarakat dalam deradikalisasi. Namun, atas kejadian di Universitas Riau, menjadi perhatian penting bagi seluruh pihak terkait deradikalisasi.

"Jadi semua masyarakat bersatu padu untuk mempersempit ruang gerak (radikalisme), kita tutup ruang gerak. Bukan hanya kampus, namun seluruh instansi pembelajaran juga diharapkan waspada agar tidak dimasuki ajaran radikalisme," kata Iqbal

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror amankan tiga orang yakni MNZ, B dan K. Namun MNZ sudah ditetaplan tersangka yang berperan sebagai perakit Bom. Diduga mereka akan menyerang gedung DPR RI, Jakarta.

Asapun, disita empat bom siap ledak sebesar botol aqua dari Gelanggang Mahasiswa FISIP Unri. Selain itu, juga disita serbuk putih teridentifikasasi sebagai TATP, yaitu bahan peledak jenis high explosive merupakan campuran hidrogen peroxida (H2O2).

Serbuk putih lainnya teridentifikasi potasium nitrat, campuran bahan peledak.

Sementara itu, serbuk putih lainnya, teridentifikasi pupuk KNO3. Lalu, serbuk warna abu-abu teridentifikasi juga TATP. Serbuk warna hitam teridentifikasi Potasium nitrat, serbuk warna kuning merupakan sulfur, dan teridentifikasi memenuhi unsur-unsur komponen bom berupa granat tangan rakitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua Komisi I DPR Nilai Densus 88 Bisa Masuk Kampus saat Darurat

Ketua Komisi I DPR Nilai Densus 88 Bisa Masuk Kampus saat Darurat

News | Senin, 04 Juni 2018 | 16:54 WIB

Polri Telisik Aliran Dana Perakitan Bom untuk Ledakkan Gedung DPR

Polri Telisik Aliran Dana Perakitan Bom untuk Ledakkan Gedung DPR

News | Senin, 04 Juni 2018 | 16:41 WIB

Teman Perakit Bom Kampus Riau Berpotensi Jadi Tersangka Terorisme

Teman Perakit Bom Kampus Riau Berpotensi Jadi Tersangka Terorisme

News | Senin, 04 Juni 2018 | 16:22 WIB

Ragukan Kantornya Mau Dibom Teroris, Fadli Zon: DPR Punya Rakyat

Ragukan Kantornya Mau Dibom Teroris, Fadli Zon: DPR Punya Rakyat

News | Senin, 04 Juni 2018 | 15:35 WIB

Menristek Bolehkan Polisi Bersenjata Lengkap Masuk Kampus

Menristek Bolehkan Polisi Bersenjata Lengkap Masuk Kampus

News | Senin, 04 Juni 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×