Titiek Soeharto Keluar dari Golkar: Saya Ingin Menjerit

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Senin, 11 Juni 2018 | 19:23 WIB
Titiek Soeharto Keluar dari Golkar: Saya Ingin Menjerit
Titiek Soeharto (tengah) didampingi Ketua Panitia Pengarah Munaslub Partai Golkar Nurdin Halid (kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung. (Antara)

Suara.com - Politikus senior Partai Golkar, Siti Hediati Hariyadi atau yang kerap dikenal Titiek Soeharto memutuskan untuk keluar dari Partai Golkar. Putri mantan Presiden Soeharto itu bergabung ke Partai Berkarya yang didirikan adiknya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Titiek merasa tak cocok lagi dengan Partai Golkar, karena partai yang kini dipimpin oleh Airlangga Hartarto tak lagi kritis terhadap pemerintah. Titiek menilai Golkar kurang berpihak pada nasib rakyat kebanyakan.

Berikut pernyataan lengkap Titiek:

Bismillahirohmanirohim..
Assalamualaikum Warrohmatulohi Wababarokatuh..
Salam Sejahtera...

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kita masih diberi kesempatan untuk beribadah dan mengagungkan nama-NYA.

Teman-teman, para sahabat dan saudara-saudara tercinta, izinkan saya dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal yang sangat penting yang mempengaruhi perjalanan karir politik saya.

Kita ketahui bersama bahwa keadaan bangsa kita saat ini sungguh sangat memprihatinkan.

Pada saat kurang lebih 7 juta tenaga kerja kita nganggur, dan butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga mereka di tengah kondisi ekonomi yang mencekik. Negara dibanjiri TKA yang tidak lebih pandai dari pada tenaga kerja kita.

Alam dan tanah yang begitu subur yang Allah karuniakan kepada kita, seolah-olah tidak ada artinya. Karena kita tidak dapat mengolahnya dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan, sehingga apa-apa masih Impor.

Kekayaan sumber daya alam yang melimpah yang Allah karuniakan kepada kita tidak dapat dinikmati oleh rakyat. Tidak dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

Penyelundupan narkoba yang berton-ton jumlahnya. Yang sudah pasti bisa menghancurkan bangsa kita.

Sungguh sangat menyedihkan pemerintah tidak sedikitpun berkomentar tentang hal itu. Ini adalah sebagian kecil dari hal-hal yang memprihatinkan kita bersama yang terjadi saat ini.

Saya sedih

Saya ingin menjerit untuk protes dan menyuarakan hati nurani rakyat. Tapi saya tidak dapat melakukan hal itu. Karena saya sebagai orang Golkar, partai pendukung Pemerintah.

Seharusnya Golkar sebagai partai besar, sebagai pendukung dan sahabat yang baik harus bisa memberi masukan mana hal-hal yang baik dan yang buruk kepada pemerintah, tidak hanya sekedar mengekor dan asal bapak senang.

Saya adalah anak biologis Presiden Soeharto!

Saya tidak bisa berdiam diri untuk tidak menyuarakan jeritan rakyat.

Oleh karena itu saya memutuskan untuk Keluar dari Partai Golkar dan memilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya.

Sebagai konsekwensinya tentu saya juga harus melepaskan keanggotaan saya di DPR. Saya mohon pamit kepada teman-teman di DPR, terima kasih untuk persahabatan dan kebersamaan kita selama ini. Baik di Komisi IV, BKSAP maupun saat di rapat Paripurna.

Saya pasti akan merindukan saat kebersamaan kita. Doakan kita bertemu lagi tahun depan.
I SHALL RETURN !!

Terima kasih kepada Partai Golkar yang telah menempa saya menjadi salah satu politikus wanita yang diperhitungkan di Republik ini.

Saat ini Golkar sudah memiliki begitu banyak politikus handal, Golkar tidak membutuhkan saya.

Tapi saya sangat dibutuhkan oleh Partai Berkarya.

Partai Berkarya harus lulus Parliamentary threshold dalam Pemilu Legislatif tahun depan, agar Partai Berkarya dapat melanjutkan cita-cita Pak Harto untuk mensejahterakan Bangsa ini, mencerdaskan bangsa ini, menciptakan kehidupan masyarakat yang adil makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Partai Berkarya menyadari ini adalah pekerjaan yang sangat berat, kami tidak bisa melakukannya sendiri.

Oleh karena itu kami membutuhkan dukungan seluruh masyarakat dan seluruh komponen Bangsa, agar cita-cita dari Pak Harto dan para pendiri Bangsa ini bisa segera terwujud Indonesia menjadi bangsa yang besar.

Bangsa yg bermartabat

Dengan rakyatnya yang cerdas, hidup adil, makmur dan sejahtera.

Semoga Allah yang Maha Kuasa, Tuhan yang Maha Besar senantiasa membimbing dan meridhoi langkah kita dalam mengabdi kepada Negara dan Bangsa.

Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh...

Salam BERKARYA !

TITIEK SOEHARTO

Kemusuk-Jogja, 11 juni 2018

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditinggal Titiek Soeharto, Sarmuji: Golkar Tetap Kokoh

Ditinggal Titiek Soeharto, Sarmuji: Golkar Tetap Kokoh

News | Senin, 11 Juni 2018 | 18:46 WIB

Pindah Partai, Titiek Soeharto: Golkar Tidak Membutuhkan Saya

Pindah Partai, Titiek Soeharto: Golkar Tidak Membutuhkan Saya

News | Senin, 11 Juni 2018 | 17:22 WIB

Senangnya Politisi Golkar Dengar Amien Mau Nyapres

Senangnya Politisi Golkar Dengar Amien Mau Nyapres

News | Senin, 11 Juni 2018 | 15:49 WIB

Soal Cawapres Idaman Jokowi, Ini Kata Airlangga

Soal Cawapres Idaman Jokowi, Ini Kata Airlangga

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 21:41 WIB

Golkar Tak Tertarik dengan Koalisi Kerakyatan Gagasan Demokrat

Golkar Tak Tertarik dengan Koalisi Kerakyatan Gagasan Demokrat

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 06:20 WIB

Terkini

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×