Giat Reformasi, Arab Saudi Malah Tangkap 12 Aktivis Perempuan

Reza Gunadha Suara.Com
Rabu, 20 Juni 2018 | 17:09 WIB
Giat Reformasi, Arab Saudi Malah Tangkap 12 Aktivis Perempuan
Dua orang perempuan Arab Saudi berjalan menuju Festival Unta Raja Abdulaziz di Kota Rumah pada 19 Januari lalu. [AFP/Fayez Nureldine]

Suara.com - Arab Saudi menahan dua pembela hak-hak perempuan, dan memberlakukan larangan perjalanan bagi sejumlah aktivis lainnya, Rabu (20/6/2018).

Kedua aktivis perempuan itu ialah Mayaa al-Zahrani dan Nouf Abdelaziz al-Jerawi. Keduanya  getol memperjuangkan hak mengemudi perempuan dan melawan budaya patriarki di kerajaan konservatif tersebut.

Berdasarkan data Human Rights Watch (HRW) yang dikutip Reuters, sudah 12 aktivis perempuan yang ditangkap pemerintah Saudi termasuk Mayaa dan Nouf Abdelaziz.

Mayaa dan Nouf Abdelaziz dibekuk beberapa minggu sebelum Putra Mahkota Mohammed bin Salman mencabut larangan perempuan untuk mengemudi kendaraan bermotor.

Karenanya, penangkapan itu justru kembali menghidupkan kritik terhadap Mohammed yang dikenal berambisi mereformasi kebudayaan Saudi demi diversifikasi bisnis ekspor minyak.

Aktivis dan diplomat berspekulasi bahwa gelombang penangkapan aktivis perempuan itu ditujukan untuk menenangkan kelompok-kelompok konservatif, yang sebenarnya tak menyetujui program reformasi Pangeran Mohammed.

Selain itu, sejumlah analis menilai penangkapan tersebut sebagai peringatan agar para aktivis tak mendorong tuntutan yang tak sejalan dengan agenda pemerintah sendiri.

“Nouf Abdelaziz ditangkap pada 6 Juni, setelah ia menyatakan solidaritas terhadap 7 aktivis perempuan yang ditangkap pada bulan Mei,” ungkap HRW dalam pernyataan resminya.

Sementara Mayaa ditangkap setelah dia dilaporkan mengirimkan surat secara daring agar mengungkapkan penangkapan Nouf Abdelaziz kepada publik.

Baca Juga: Cerita Sekeluarga Jadi Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba

Belasan perempuan yang ditangkap itu, adalah aktivis yang sejak dulu berkampanye agar wanita negeri itu diberi izin untuk mengemudikan mobil.

Namun, aparat menangkap mereka atas tuduhan para perempuan itu memunyai kontak yang mencurigakan dengan “musuh di luar negeri”.

Selain Mayaa dan Nouf Abdelaziz, 10 perempuan yang ditangkap sejak Mei lalu ialah Loujain al-Hathloul, Eman al-Nafjan, dan Aziza al-Yousef, plus orang-orang Ibrahim al-Modaimeegh, Mohammad al-Rabea dan Abdulaziz al-Meshaal.

"Di tengah upaya reformasi yang mereka dengung-dengungkan, pemerintah Saudi justru menunjukkan represifitas guna menindas perbendaan pendapat," kata Sarah Leah Whitson, direktur HRW untuk urusan Timur Tengah.

"Nouf Abdelaziz dan Mayaa al-Zahrani hanya menunjukkan solidaritas terhadap perempuan yang dipenjara, apakah itu suatu kejahatan sehingga mereka juga ikut ditangkap?” cecar Sarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI