Keji! Bayi Ini Ditemukan Menangis di Laci Meja Rias Kamar Hotel

Reza Gunadha

Selasa, 26 Juni 2018 | 19:51 WIB
Keji! Bayi Ini Ditemukan Menangis di Laci Meja Rias Kamar Hotel
Petugas Klinik Bhayangkara mengendong bayi laki-laki yang ditemukan di kamar Hotel Karya Jaya, Gilingan, Banjarsari, Solo, Selasa (26/6 - 2018). [Solopos/Muhammad Ismail]

Suara.com - Bayi laki-laki yang diperkirakan berusia dua pekan ditemukan menangis di laci meja rias yang tertutup di dalam kamar Hotel Karya Jaya belakang Terminal Tirtonadi, Jalan Merak No 1, Kampung Cinderejo, Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/6/2018) pagi.

Bayi itu diduga sengaja ditinggalkan oleh seorang tamu hotel yang datang pada Selasa sekitar pukul 02.00 WIB. Tamu berjenis kelamin laki-laki itu diterima penjaga Hotel Karya Jaya, Narto (47).

Narto terkejut melihat tamu hotel yang mengendong bayi berusia sekitar dua pekan dan menangis kencang itu. Ia sempat meminta tamu itu menyerahkan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai jaminan.

Namun, tamu laki-laki itu menolak memberikan kartu identitas dengan alasan tidak membawanya. Bayi tersebut terus menangis, sehingga Narto tidak kuasa melihatnya dan akhirnya mempersilakan tamu itu ke masuk ke kamar No 8.

Baru sekitar 15 menit masuk ke dalam kamar, bayi  laki-laki itu kembali menangis. Kemudian tamu laki-laki itu kembali mengendongnya ke luar kamar. Sekitar pukul 06.00 WIB, tamu laki-laki itu terihat mondar-mandir di luar kamar hotel tanpa mengendong bayi.

Dalam kamar juga tidak terdengar tangisan bayi. Tak lama kemudian tamu laki-laki itu keluar kamar hotel berukuran 4 meter x 5 meter itu tanpa pamit.

“Saya melihat tamu hotel yang membawa bayi itu keluar hotel sekitar pukul 09.15 WIB. Kemudian saya pulang karena sudah waktunya berganti tugas jaga hotel dengan petugas lainnya. Petugas atas nama Suwondo menemukan bayi itu saat mendengar tangisan di dalam laci meja hias di dalam kamar hotel,” ujar pegawai hotel asal Masaran, Sragen, itu kepada wartawan, Selasa.

Ia menjelaskan, tangisan itulah yang menyelamatkan nyawa bayi tersebut. Kalau bayi itu tidak menangis keberadaannya mungkin tidak segera ditemukan. Bayi itu bisa meninggal karena kekurangan oksigen di dalam laci.

“Petugas hotel langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Banjarsari. Saya sudah dimintai keterangan petugas di mapolsek. Usia tamu laki-laki itu sekitar 20 tahun sampai 22 tahun,” kata dia seperti diberitakan Solopos—jaringan Suara.com.

baca juga

Kapolsek Banjarsari Ajun Komisaris Damianus Palulungan mengatakan, kasus penemuan bayi itu masih dalam penyelidikan dan baru satu orang saksi yang diperiksa di Mapolsek Banjarsari. Setelah ditemukan, bayi  itu dibawa ke Klinik Bhayangkara Polresta Surakarta.

Petugas Klinik Bhayangkara, Ekawati, menjelaskan saat ditemukan bayi dalam kondisi lemas dan kepanasan.

Bayi itu diperkirakan baru dua pekan dilahirkan dan tali pusar sudah mengering. Berat badan bayi 3,5 kg dengan panjang badan 50 sentimeter.

“Kami menemukan barang bukti berupa baju bayi warna putih yang dipakai bayi dan botol susu berukuran kecil,” kata dia.

Berita ini kali pertama diterbitkan solopos.com dengan judul ”Bayi Ditemukan Menangis di Laci Meja Rias Kamar Hotel Solo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Lebaran, Harga Daging Ayam Turun Jadi Rp 35.000/Kg

Setelah Lebaran, Harga Daging Ayam Turun Jadi Rp 35.000/Kg

Bisnis | Selasa, 26 Juni 2018 | 14:15 WIB

Ini  Upaya Kementerian PUPR Kurangi Risiko Banjir Kota Solo

Ini Upaya Kementerian PUPR Kurangi Risiko Banjir Kota Solo

Bisnis | Jum'at, 22 Juni 2018 | 14:44 WIB

Presiden Jokowi Ulang Tahun ke - 57, Dapat Kado Apa dari Istri?

Presiden Jokowi Ulang Tahun ke - 57, Dapat Kado Apa dari Istri?

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 11:58 WIB

Terkini

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:43 WIB

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:36 WIB

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:34 WIB

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:33 WIB

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:31 WIB

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:28 WIB

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:26 WIB

×