Jambret Pejabat, Geng Tenda Oranye Teroganisir saat Beraksi

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 29 Juni 2018 | 17:41 WIB
Jambret Pejabat, Geng Tenda Oranye Teroganisir saat Beraksi
Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - AA dan YF, dua tersangka penjambretan terhadap Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin merupakan anggota kelompok spesialis penjambret yang dikenal dengan nama geng Tenda Oranye.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi membeberkan modus komplotan geng yang cukup besar di Jakarta cenderung berbeda-beda ketika sedang menyasar korbannya.

"Berdasarkan tersangka (AA) ini, mereka dalam satu kelompok rata-rata setiap hari melajukan aksi 5 kali. Dan ternyata modusnya berbeda-beda," kata Hengki di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (29/6/2018).

Menurut Hengki, kebanyakan sindikan spesialis penjambretan yang bermarkas di Teluk Gong, Jakarta Utara ini adalah residivis kasus kejahatan jalanan.

"Hasil penyelidikan, pelaku jambret rata-rata adalah residivis," katanya.

Dari hasil penyidikan, kata Hengki, komplotan anggota 'Tenda Oranye' ini terbagi dalam beberapa kelompok yang sangat teroganisir. Untuk kasus penjambretan terhadap Syarief, kata Hengki, AA hanya bersama dengan YF dengan menggunakan satu sepeda motor.

"Seperti korban Syarief itu hanya satu motor. Tapi ada juga modua 3 motor. 4 motor. Misal korbannya yang naik bajaj," kata dia.

Biasanya, kata Hengki modus penjambretan itu dilakukan dengan memepet kendaraan yang ditumpangi korban. Bahkan, kata dia, setiap anggota berbagi tugas apabila sedang mengincar korban yang sedang menaiki kendaraan mobil dan sepeda motor.

"Mepet kanan kiri belakang, bayang-banyangi agar jika ada yang kejar terhalangi. Ada juga 3 motor, 2 mepet belakang membayangi. Makanya modusnya pepet, rampas," kata dia.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi juga sedang menggali keterangan tersangka AA agar bisa menyikat habis para anggota geng 'Tenda Oranye' lainnya yang masih berkeliaran di jalan raya. Dari pengembangan kasus tersebut, polisi juga sudah menangkap 5 kelompok penjambret yang diduga berafiliasi dengan geng 'Tenda Oranye'.

"Selain tersangka yang kita tangkap ini, kami sudah tangkap 5 kelompok lain tapi saat ini masih pengembangan untuk memenuhi alat bukti yang ada," katanya.

Polisi meringkus AA dan YF di lokasi berbeda pada Jumat dini hari tadi. FY terpaksa ditembak mati karena berusaha melarikan diri ketika diburu petugas di kawasan Cengkareng, Jakbar. Sementara, AA diringkus di sebuah rumah kontrakan di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Aksi penjambretan itu terjadi ketika Syarief sedang bersepeda dari rumah menuju Kota Tua, Jakarta Barat pada Minggu (24/6/2018). Kedua pelaku berhasil membawa kabur sebuah telepon genggam merek Iphone X yang disimpan korban di dalam tas pinggang.

Dari aksi penjambretan itu, Syarief mengalami luka patah di bagian bahu kiri karena terjatuh dari sepeda saat melawan kedua bandit jalanan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen PUPR Patah Tulang karena Dijambret, Pelaku: Kasihan Pak

Dirjen PUPR Patah Tulang karena Dijambret, Pelaku: Kasihan Pak

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 17:13 WIB

Ditembak Mati, Ini Sosok Penjambret Dirjen PUPR

Ditembak Mati, Ini Sosok Penjambret Dirjen PUPR

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 16:46 WIB

Jambret Dirjen PUPR Ternyata Sindikat Besar Geng Tenda Oranye

Jambret Dirjen PUPR Ternyata Sindikat Besar Geng Tenda Oranye

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 16:22 WIB

Polisi Tembak Mati Penjambret Dirjen PUPR

Polisi Tembak Mati Penjambret Dirjen PUPR

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 08:38 WIB

Sudah Diendus, Polisi Buru 2 Penjambret Dirjen PUPR

Sudah Diendus, Polisi Buru 2 Penjambret Dirjen PUPR

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 19:13 WIB

Terkini

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Berapa Kapasitas Mesin Cuci untuk Mencuci Bedcover King Size?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:43 WIB

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:41 WIB

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

×