TNI Polri Bunuh 95 Rakyat Papua, Ini Respons Istana

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Senin, 02 Juli 2018 | 20:31 WIB
TNI Polri Bunuh 95 Rakyat Papua, Ini Respons Istana
Publikasi laporan Amnesty International yang berjudul "Sudah, Kasi Tinggal Dia Mati: Pembunuhan Impunitas Di Papua" di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Sylvana Apituley, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP), mengklaim pemerintah telah bekerja keras menyelesaikan persoalan-persoalan yang masih terjadi di tanah Papua. Salah satunya yaitu persoalan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Pernyataan Sylvana menyusul terbitnya laporan investigasi lembaga Amnesty International Indonesia, yang mencatat bahwa sejak tahun 2010 hingga 2018, telah terjadi pembunuhan terhadap 95 warga sipil oleh aparat keamanan, Polri dan TNI.

Sylvana mengatakan, pihaknya sudah mengetahui sebagian dari kasus yang dilaporkan Amnesty International dan tengah dalam proses penyelesaian.

"Laporan-laporan seperti ini sebagian juga dicatat lembaga-lembaga HAM. Jadi masalahnya apa, sebenarnya kita sudah tahu," kata Sylvana di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Ia menekankan, pemerintahan Presiden Joko Widodo kini sedang fokus untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di Papua.

Bahkan, masyarakat Papua saat ini menjadi salahsatu subjek rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah.

"Karena selama ini mereka memang terabaikan selama 40 tahun lebih yang lalu," ujar Sylvana.

Tak hanya itu, penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu, juga menjadi dasar pemerintah menghadirkan rasa keadilan dan kedamaian di tanah Papua. Termasuk di antaranya penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM.

"Tapi semua orang tahu, pelanggaran kasus HAM, apalagi yang di masa lalu itu memakan waktu dan proses yang cukup panjang," kata Sylvana.

baca juga

Namun demikian, lanjutnya, pemerintah tidak pernah tinggal diam. Upaya-upaya pengungkapan kejahatan HAM, telah dilakukan.

"Jadi yang paling penting kita mencatat bahwa pemerintah ini telah bekerja keras melaksanakan tugasnya," ujar Sylvana.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini sangat terbuka dan proaktif mencari jalan-jalan baru untuk menyelesaikan persoalan di Papua.

"Pemerintah ini sangat terbuka, sangat responsif untuk mencari jalan-jalan baru, proaktif mencari terobosan-terobosan, apa yang kira-kira bisa dilakukan supaya pelanggaran HAM yang selama ini, terutama kasus-kasus yang sudah disepakati oleh tim yang dibentuk, oleh pemerintah, itu bagaimana caranya harus diselesaikan, baik dengan proses hukum maupun tidak," kata Sylvana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amnesty Internasional Ungkap Hasil Investigasi Korban Sipil Papua

Amnesty Internasional Ungkap Hasil Investigasi Korban Sipil Papua

News | Senin, 02 Juli 2018 | 16:25 WIB

AI: 8 Tahun Terakhir, Polri dan TNI Bunuh 95 Warga Sipil Papua

AI: 8 Tahun Terakhir, Polri dan TNI Bunuh 95 Warga Sipil Papua

News | Senin, 02 Juli 2018 | 14:21 WIB

Banyak Intervensi, Golkar Konsisten Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Banyak Intervensi, Golkar Konsisten Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 14:17 WIB

PM Mahathir Kasih Tips ke Jokowi Tangani Politikus Rusuh

PM Mahathir Kasih Tips ke Jokowi Tangani Politikus Rusuh

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:45 WIB

PM Mahathir Sempat Takut Ajak Jokowi Test Drive di Malaysia

PM Mahathir Sempat Takut Ajak Jokowi Test Drive di Malaysia

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 15:43 WIB

Terkini

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 22:04 WIB

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 22:00 WIB

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

×