Risma Pamerkan Penghargaan Lee Kwan Yew ke Warga Surabaya

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 10 Juli 2018 | 09:30 WIB
Risma Pamerkan Penghargaan Lee Kwan Yew ke Warga Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Lee Kwan Yew World City Prize [Suara.com/Dimas Angga Perkasa].

Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama forum Pimpinan Daerah (Forpimda) melakukan arak-arakan keliling kota. Risma pamerkan penghargaan Lee Kwan Yew ke warga Surabaya. Hal ini dilakukan setelah Kota Surabaya berhasil menyabet penghargaan Lee Kwan Yew World City Prize kategori Special Mention hari Senin (09/07/2018) kemarin, di Singapura.

Selain membawa penghargaan Lee Kwan Yew, Wali Kota Risma juga akan memamerkan dua penghargaan internasional 2018 lainnya, yaitu ASEAN Tourism Forum (ATF) di Thailand dan OpenGov Asia Recognition of Excellence di Jakarta. Tiga penghargaan tingkat internasional ini diarak keliling Kota Surabaya, Selasa (10/7/2018) pagi ini. Di mana  Risma pamerkan penghargaan Lee Kwan Yew ke warga Surabaya.

Kepala Bagian Humas M.Fikser mengatakan, selama arak-arakan, Wali Kota Risma didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Kapolrestabes Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Danrem Bhaskara Jaya/084 Kolonel (inf) Kolonel Kav M Zulkifli, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Kejaksaan Negeri Sukomanunggal dan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, serta Ketua DPRD Kota Armudji.

Rute arak-arakan dimulai dari Korem 084/Bhaskara Jaya kemudian berjalan ke arah Jalan A. Yani (frontage Barat) – Jalan Wonokromo – Jalan Raya Darmo – Urip Sumoharjo – Jalan Basuki Rahmat – Jalan Gubernur Suryo – Jalan Yos Sudarso – Jalan Walikota Mustajab – Balai Kota (sisi pintu selatan).

Menurut Fikser, arak-arakan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi yang diberikan Pemkot kepada warga kota. Bahkan, keberhasilan Surabaya meraih penghargaan ini juga karena peran serta dari warga kota yang turut membangun kota, utamanya di perkampungan.

Selain itu, lanjut Fikser, Pemkot Surabaya dinilai layak menerima penghargaan ini karena mampu menciptakan masyarakat perkotaan yang layak ditinggali, menjaga kampung serta meningkatkan perekonomian UMKM melalui program Kampung Unggulan dan Pahlawan Ekonomi. 

"Perkampungan yang ada di Surabaya dinilai unik dan memiliki struktur tematik yang beragam. Ditambah adanya pembenahan seperti saluran, paving, akses pelayanan taman baca, lapangan olahraga, boarding learning center, dan pelayanan kesehatan puskesmas yang tersedia di dalam kampung," urainya.

Mantan Camat Sukolilo ini menuturkan, penghargaan dua tahun sekali ini merupakan sesuatu yang membanggakan bagi Kota Surabaya. Sebab, pada 2014, Surabaya sempat mengikuti penjurian Lee Kwan Yew namun kalah.

Kini di tahun 2018, Kota Pahlawan mampu memperoleh penghargaan ini berkat sinergitas seluruh stakeholder baik yang ada di lingkungan Pemkot maupun warga Surabaya.

baca juga

"Ini kerja keras seluruh stakeholder dan itu sudah dapat dibuktikan dengan nyata," tandas pria kelahiran Serui itu.

Dengan penghargaan ini, Surabaya bisa disejajarkan dengan negara-negara internasional lainnya seperti Kazan (Rusia), Hamburg (Jerman) dan Tokyo (Jepang) yang sama-sama menerima penghargaan Lee Kuan Yew 2018 di Singapura.

Dikarenakan arak-arakan penghargaan Lee Kwan Yew dilakukan pagi hari yang mana masyarakat mulai aktif bekerja, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Irvan Wahyu Drajad menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Satlantas Kepolisian dengan bantuan patwal untuk memperlancar sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.

"Akan diberlakukan sistem buka tutup jalan, dan apabila pengendara tidak ingin terjebak kemacetan bisa mencari alternatif jalan lainnya," jelas Irvan saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Arak-arakan penghargaan Lee Kwan Yew ini pun, lanjut Irvan, disosialisasikan melalui akun sosial media milik Pemkot Surabaya maupun beberapa radio di Surabaya.

"Pengendara diminta mengikuti pergerakan arak-arakan agar mengetahui posisi dan kondisi lalin melalui medsos," imbuhnya.

Selain itu, Dishub dan kepolisian akan melakukan penjagaan di titik persimpangan yang dilalui sepanjang rute. "Setiap traffic light akan diatur. Artinya, jika arak-arak sudah lewat secepatnya akan langsung kami hijaukan lampu lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan," ujar Irvan.

Irvan berharap, pengendara roda dua dan empat tidak terlalu memikirkan kemacetan yang bakal panjang. Pasalnya, pawai ini tidak terlalu lama dan dirasa cepat karena menggunakan mobil. "Memang sedikit mengganggu, tapi saya pikir itu tidak terlalu lama," tutupnya.

Jadi, berbanggalah warga Kota Pahlawan. Hari ini, Risma pamerkan penghargaan Lee Kwan Yew ke warga Surabaya. Dimas Angga Perkasa 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo

Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo

News | Senin, 09 Juli 2018 | 15:15 WIB

Ganjaran Indah Wali Kota Risma Ubah 'Wajah' Surabaya

Ganjaran Indah Wali Kota Risma Ubah 'Wajah' Surabaya

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 20:03 WIB

Parkir Sembarangan di Surabaya, Siap-siap Bayar Mahal ke Pemkot

Parkir Sembarangan di Surabaya, Siap-siap Bayar Mahal ke Pemkot

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

×