Nisan Raksasa Orang Penuh Dosa Ini Diprotes Warga Probolinggo

Reza Gunadha

Selasa, 10 Juli 2018 | 20:00 WIB
Nisan Raksasa Orang Penuh Dosa Ini Diprotes Warga Probolinggo
Dua batu nisan raksasa dengan tinggi 10 meter yang menuai protes warga yang dibuat Nur Bintaos. [Dicko W/TIMES Indonesia]

Suara.com - Sebuah patung yang dibuat menyerupai batu nisan di Desa Ganting wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menuai protes masyarakat setempat.

Batu nisan yang dibangun setinggi 10 meter ini, sengaja dibuat oleh seorang warga bernama Nur Bintaos, di lahan sawahnya.

Batu nisan itu ada dua, yang memang sengaja dibuat mirip dengan kuburan oleh pemiliknya. Hingga kekinian, masih belum diketahui tujuan dari Nur Bintaos membuat batu nisa raksasa itu.

Anehnya, disekitar batu nisan yang dibangun tersebut, terdapat sebuah bangunan papan nama yang bertuliskan yang tak kalah kontroversial.

“Inilah makam persiapan ‘Bintaos’ seorang yang penuh dosa. Lahir 9 Juni 1976. Wafat 4-8-2085 (perkiraan). Mengharap rahmat Tuhan.”

Batu nisan itu menurut warga proses pembangunannya sekitar 5 bulan lalu, hingga saat ini berdiri tegak dengan warna biru bervariasi.

Sebagai informasi, pada 2013 lalu, Nur Bintaos pernah membuat sebuah patung Dewi Padi setinggi 12 meter di lahan yang sama. Kemudian oleh Pemkab setempat dibongkar karena juga menuai protes.

Papan nama disekitar lokasi batu nisan raksasa. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia [timesindonesia.co.id]
Papan nama disekitar lokasi batu nisan raksasa. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia [timesindonesia.co.id]

Nur Bintaos, juga mendekam di jeruji besi selama 3 tahun karena kasus penggandaan uang, yang juga bikin heboh masyarakat.

Saat TIMES Indonesia—jaringan Suara.com bertandang ke rumahnya, Jumat (6/7) pekan lalu, tampak banyak patung berukuran kecil dan seukuran orang dewasa, serta sebuah foto saat Bintaos ditahan di Rutan Kraksaan.

baca juga

Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, pembangunan tersebut baru selesai dua bulan yang lalu. Namun, warga tidak mengetahui jelas alasan Bintaos, membangun 2 batu nisan besar tersebut.

“Kalau informasi dari warga sekitar sini, dua batu nisan tersebut sebagai persiapan meninggalnya Nur Bintaos. Kami disini sebetulnya tidak setuju dengan ini semua,” tuturnya.

Nur Bintaos saat dipenjara di rutan kraksaan. [Dicko W/TIMES Indonesia]

“Seluruh warga di desa ini, yang mengetahui patung batu nisan raksasa ini dibuat resah, dan meminta pemerintah bertindak turun tangan dan menyelesaikan hal ini, karena apa tujuan membuat batu nisan raksasa ini,” paparnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Times of Indonesia dengan judul “Batu Nisan Raksasa di Probolinggo Menuai Protes

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curi Sepeda Motor, Lelaki Misterius Dibakar Hidup-hidup

Curi Sepeda Motor, Lelaki Misterius Dibakar Hidup-hidup

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 17:49 WIB

Tantang Tuhan, 7 Pemuda Ateis Probolinggo Dibekuk Polisi

Tantang Tuhan, 7 Pemuda Ateis Probolinggo Dibekuk Polisi

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 19:50 WIB

Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris Jaringan Dita Oepriarto

Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris Jaringan Dita Oepriarto

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 09:28 WIB

Kesal Ditilang, Perempuan Ini Ditangkap karena Sebar Kebencian

Kesal Ditilang, Perempuan Ini Ditangkap karena Sebar Kebencian

News | Selasa, 19 Desember 2017 | 12:41 WIB

Anak Rekam Ibu dan Ayahnya Lagi Pesta Sabu, Lalu Lapor Polisi

Anak Rekam Ibu dan Ayahnya Lagi Pesta Sabu, Lalu Lapor Polisi

News | Jum'at, 03 November 2017 | 13:24 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×