Duh, PKS Bantah Dukung Prabowo jadi Capres di Pilpres 2019

Iwan Supriyatna | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 14 Juli 2018 | 20:42 WIB
Duh, PKS Bantah Dukung Prabowo jadi Capres di Pilpres 2019
Sohibul Iman [Dok. PKS]

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman membantah kalau koalisi partai Gerindra, PKS, dan PAN sudah bersepakat dukung Prabowo Subianto jadi calon presiden.

Menurutnya, partai Gerindra sudah mengusulkan Prabowo sebagai capres, tapi belum disepakati bersama.

"Memang kita belum ada satu agreement apapun. Tetapi karena diantara yang hadir, yang secara tegas dari parpolnya menyampaikan capres kan, ya pak Prabowo. Nah ini tentu kita keep sebagai sebuah milik bersama," katanya di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7/2018).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, ketiga partai tersebut sudah setuju untuk mengusung Prabowo sebagai capres untuk melawan Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.

"Iya, kesepakatan pembentukan koalisi dan resmi mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden," katanya saat dikomfirmasi wartawan.

Sohibul mengatakan, untuk membicarakan siapa yang bakal maju pada pilpres nanti bukan hanya soal siapa capresnya.

Karenanya, harus ada juga pembicaraan soal cawapres untuk mendampingi capres yang disepakati.

"Tetapi, ini kan pembicaraan harus sampai kepada cawapresnya. Nah disitu kan nanti tentu akan ada konstelasi yang boleh saja, karena kan namanya kita juga lakukan lobi-lobi. Maka tentu akan ada dinamika-dinamika gitu. Jadi sampai sebelum kita deklarasi, tentu ini belum ya, belum final. Kalau sudah deklarasi nanti baru final," katanya.

Kata dia, pertemuan yang berlangsung di rumah Prabowo di Kertanegara, Kebayoran Baru, pada Sabtu siang tadi hanya untuk mendengar perkembangan pembicaraan Gerindra dengan Demokrat.

Dan dalam pertemuan tersebut disimpulkan koalisi ini siap menerima Demokrat yang dipimpin oleh SBY tersebut.

"Maka dari itu kami mendorong pak Prabowo untuk nanti bisa berdiskusi dengan pak SBY supaya nanti bisa bertemu dengan pak SBY, sebagaimana permintaan pak SBY. Jadi intinya, kami bertiga terbuka buat menerima koalisi dari Demokrat," tandas Sohibul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tegas, PKS Tak Restui Anies Jika Maju di Pilpres 2019

Tegas, PKS Tak Restui Anies Jika Maju di Pilpres 2019

News | Sabtu, 14 Juli 2018 | 20:35 WIB

Siapa Cawapres Prabowo Akan Segera Dibahas 3 Partai Koalisi

Siapa Cawapres Prabowo Akan Segera Dibahas 3 Partai Koalisi

News | Sabtu, 14 Juli 2018 | 18:28 WIB

Gerindra, PKS dan PAN Berkoalisi Dukung Prabowo Jadi Capres

Gerindra, PKS dan PAN Berkoalisi Dukung Prabowo Jadi Capres

News | Sabtu, 14 Juli 2018 | 17:47 WIB

Terkini

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:57 WIB

Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa

Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:50 WIB

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:43 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa

Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:42 WIB

Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026

Revisi UU Pemilu Mendesak, Eks Penyelenggara Ingatkan Waktu Kian Sempit Jelang 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:39 WIB

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:28 WIB

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:25 WIB

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:23 WIB

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:16 WIB