Aktivis HAM Ajak Masyarakat Golput Jika Hanya Ada 2 Capres

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 17 Juli 2018 | 17:26 WIB
Aktivis HAM Ajak Masyarakat Golput Jika Hanya Ada 2 Capres
Kadiv Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar bersama Koordinator KontraS Haris Azhar memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (10/8).

Suara.com - Aktivis Hak Asasi Manusia yang juga Direktur Lokataru, Haris Azhar mengajak masyarakat untuk Golput di Pemilihan Presiden (Pilpres 2019). Tidak menentukan hak pilih dilakukan jika kandidat capres dan cawapres dalam Pilpres 2019 hanya dua pasangan calon.

Hingga sekarang hanya dua kandidat capres yang berpeluang besar untuk bertarung dalam kontestasi nasional nanti. Mereka adalah Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Apalagi, menurutnya situasi politik nasional terkini sengaja mengkondisikan kandidat hanya dua atau tuga pasangan calon. Sehingga masyarakat tak punya pilihan lain.

“Hari ini belum tahu siapa penatang Jokowi. Tetapi aturan undang-undang elektoral kita maksimal yang bisa maju cuma 3 kandidat. Melihat situasi politik sekarang, parpol terbelah menjadi dua kubu, yakni yang nasionalis dan kubu Islamis,” kata Haris dalam diskusi bertajuk Mencari Capres Anti Korupsi di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Bahkan, lanjutnya, hingga saat ini belum ada kandidat yang berani deklarasi sebagai pasangan capres yang akan bertarung. Para elit politik sengaja saling menunggu untuk menyampaikan ke publik pasangan capresnya hingga mendekati waktu pendaftaran, sehingga tak banyak kandidat yang maju.

“Situasinya sengaja dibuat diakhir-akhir baru ada pasangan capres, sehingga nanti masyarakat dihadapkan pada situasi mau nggak mau cuma ada dua pilihan. Nanti masyarakat juga akan dihadapkan, anda dipihakbyang mana, pancasila atau Islami,” ujar dia.

Oleh karena itu, aktivis HAM dan mantan Koordinator Kontras ini mengajak masyarakat untuk bersikap golput jika pilihan pasangan capres yang ada nanti tidak merepresentasikan kepentingan rakyat. Sikap politik Golput itu dilakukan dengan datang ke TPS saat pemilihan namun tidak menyoblos pilihan yang ada.

"Nanti anda lihat dua pasangan calon yang ada tidak merepresentasikan persoalan kita di masyarakat, anda boleh coblos di pinggir-pinggir, anda datang ke TPS Anda berkontribusi," terang dia.

Haris mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dan jelia dalam melihat kandidat capres dan cawapres, jangan mudah percaya dengan slogan slogan dalam kampanyenya. Namun cek track record kandidat lebih detail. Bahkan setiap kandidat berkoar koar soal anti korupsi, namun tak punya komitmen.

baca juga

"Kalau ada yang bilang anti korupsi, nah cek dulu itu," kata dia.

Dia mencontohkan hasil Pilkada Makassar beberapa waktu lalu. Masyarakat banyak memilih kotak kosong dan yang menang adalah korak kosong.

"Saya usulkan, masyarakat tidak usah takut kalau capres maju orang-orang yang tidak punya komitmen, tidak punya pengalaman, tidak pernah berdarah-darah, berkeringat lawan korupsi. Lihat di Makassar mereka coblos kotak kosong,” tandas dia.

"Kalau kita berhasil memilih garis di pinggir-pinggir (kettas suara) itu seperti di Makassar memilih kotak kosong dan itu signifikan, maka kita tunjukkan kepada mereka kita tidak percaya sama latarbelakang mereka”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Umumkan Cawapres 9 Agustus, PDIP : Belum Ada Jadwal

Jokowi Umumkan Cawapres 9 Agustus, PDIP : Belum Ada Jadwal

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 17:01 WIB

Cak Imin Masuk Nominasi Cawapres Prabowo Subianto

Cak Imin Masuk Nominasi Cawapres Prabowo Subianto

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:27 WIB

Politisi PDIP : Masuk Akal Jokowi Umumkan Cawapres 9 Agustus

Politisi PDIP : Masuk Akal Jokowi Umumkan Cawapres 9 Agustus

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:27 WIB

Kesolidan PKS di Pilpres 2019 Diragukan Kader Sendiri

Kesolidan PKS di Pilpres 2019 Diragukan Kader Sendiri

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 16:19 WIB

Cerita Chris John Gantung Sarung Tinju, Jadi Caleg di Pemilu 2019

Cerita Chris John Gantung Sarung Tinju, Jadi Caleg di Pemilu 2019

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 15:25 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×