Siswi SMA Diperkosa 10 Teman Sekolahnya sampai Pingsan

Reza Gunadha

Kamis, 19 Juli 2018 | 15:56 WIB
Siswi SMA Diperkosa 10 Teman Sekolahnya sampai Pingsan
Pemerkosaan [shutterstock]

Suara.com - Satu siswi kelas 10—sekolah menengah—di India diperkosa oleh 10 pelajar lelaki. Insiden itu terjadi di distrik Champaran Barat Bihar pada pekan lalu, tapi baru dilaporkan kepada kepolisian setempat pekan ini.

Inspektur distrik setempat Arvind Kumar Gupta mengatakan, kasus itu baru dilaporkan keluarga korban pada Selasa (17/7) pekan ini.

“Menurut keterangan, dia diperkosa di dalam ladang tebu hingga pingsan. Tapi dia tak dibunuh, dan mampu pulang ke rumah,” kata Arvind seperti diberitakan Gulf News, Kamis (19/7/2018).

Menurut korban, setelah dirudapaksa, kesepuluh siswa mengancam membunuhnya kalau berani mengungkap peristiwa tersebut kepada siapa pun. Para pelaku melarikan diri setelah gadis itu pingsan.

Persoalan itu baru terungkap setelah gadis malang itu bersikeras kepada orang tuanya untuk berhenti bersekolah.

Setelah didesak, ia akhirnya mengakui menjadi korban rudapaksa 10 teman sekolah. Setelahnya, ia dan orang tua baru melapor ke kepolisian setempat.

“Insiden ini sangat serius dan menyedihkan. Ini menjadi kasus yang diperhatikan secara nasional. Kami sedang menyelidiki kasus ini. Semua orang yang terlibat dalam kejahatan akan ditangkap, ”kata inspektur Arvind.

Polisi telah membentuk tim investigasi khusus, dan sementara ini baru menangkap dua dari 10 pelaku. Kedelapan pelaku lain masih dalam pengejaran.

Ini adalah insiden kedua perkosaan geng terhadap siswi dalam dua minggu terakhir. Awal bulan ini, seorang siswa perempuan kelas sembilan mengakui diperkosa 18 orang di sekolahnya.

baca juga

Kedelapan belas pemerkosa itu terdiri dari kepala sekolah, dua guru, dan 15 siswa. Kesemua pelaku sudah ditangkap polisi.

Kasus itu dikecam secara nasional, apalagi putra kepala sekolah juga diketahui turut memerkosa siswi tersebut. Peristiwa itu terjadi di distrik Saran, sekitar 100 kilometer dari utara Patna.

Menurut pengaduannya, tiga siswa memperkosa korban di toilet sekolah pada bulan Desember tahun lalu, dan kemudian membuat video tentang insiden tersebut.

Menggunakan video tersebut, orang-orang memerasnya dan juga memaksanya untuk berhubungan seks dengan siswa lain di sekolah.

Ketika korban membawa masalah ini ke dewan guru, kepala sekolah serta dua guru justru mengeksploitasi dirinya secara seksual.

Trauma ini berlanjut selama tujuh bulan terakhir, sampai akhirnya korban mengerahkan keberanian dan melaporkan masalah ini kepada orang tua yang mengajukan kasus terhadap 18 orang di kantor polisi setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seru, Medley Lagu Asia Merangkum Semangat Asian Games 2018

Seru, Medley Lagu Asia Merangkum Semangat Asian Games 2018

Lifestyle | Rabu, 18 Juli 2018 | 22:53 WIB

Yayuk dan Yustedjo Awali Pawai Obor Asian Games 2018

Yayuk dan Yustedjo Awali Pawai Obor Asian Games 2018

Sport | Rabu, 18 Juli 2018 | 14:28 WIB

Pencuri Coba Perkosa Korban, Aris: Saya Cuma Duduki Badannya Pak

Pencuri Coba Perkosa Korban, Aris: Saya Cuma Duduki Badannya Pak

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 19:58 WIB

Begini Cara Bawa Api Abadi dari India Untuk Asian Games

Begini Cara Bawa Api Abadi dari India Untuk Asian Games

Sport | Selasa, 17 Juli 2018 | 15:46 WIB

Susy Susanti Bangga Jadi Penjemput Api Abadi Asian Games

Susy Susanti Bangga Jadi Penjemput Api Abadi Asian Games

Sport | Selasa, 17 Juli 2018 | 14:55 WIB

Terkini

Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental

Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:15 WIB

AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026

AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:15 WIB

Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'

Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10 WIB

Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia

Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10 WIB

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:05 WIB

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:03 WIB

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

×