Tiga WNI Terduga Teroris di Malaysia Belum Bisa Dideportasi

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 25 Juli 2018 | 19:14 WIB
Tiga WNI Terduga Teroris di Malaysia Belum Bisa Dideportasi
Aparat Kepolisian Malaysia menangkap tujuh teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang hendak membunuh Raja Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad IV, Perdana Menteri Mahathir Mohamad dan petinggi negara lainnya. [The Star]

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M Iqbal mengatakan, tiga warga negara Indonesia yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDRM) masih menjalani pemeriksaan intensif. Tiga WNI ditangkap diduga berafaliasi dengan ISIS.

"PDRM sudah koordinasi dengan kami, sudah menyampaikan sampai saat ini belum ada keputusan. Apakah mereka ditahan atau dideportasi karena masih dalam proses. Kalau dalam bahasa kita apakah ada alat bukti cukup atau tidak," kata Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018).

Iqbal menyebut Polri terus berkoordinasi baik dengan PDRM, sehingga kebutuhan informasi ataupun data yang diminta polisi Malaysia disiapkan.

Ia menuturkan, bila pemeriksaan oleh PDRM telah selesai, tiga WNI akan dideportasi ke Indonesia dan menjalani pemeriksaan.

"Katakanlah WNI terbukti melakukan ada koneksi dan juga terbukti melawan hukum dengan aksi teror di negara kita, jelas dilakukan proses hukum," ujar Iqbal.

Terkait penangkapan, Polisi Diraja Malaysia masih melakukan pemeriksaan kepada tiga WNI tersebut, karena diduga berafiliasi dengan ISIS dan beraktivitas di Indonesia dan Malaysia.

Satu dari tiga WNI yang ditangkap pernah menjalani pelatihan militer di Bandung antara tahun 2015-2018. Lelaki berusia 26 tahun itu memiliki istri warga negara Malaysia dan telah menyatakan sumpah setia pada Negara Islam Indonesia di Bandung.

Pasangan suami istri tersebut berencana membawa keluarga mereka ke Suriah untuk bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendaftaran Capres Belum Buka, Prabowo Sudah Bikin SKCK

Pendaftaran Capres Belum Buka, Prabowo Sudah Bikin SKCK

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 16:48 WIB

Satgas KBRI Temui 3 WNI yang Ditangkap Malaysia karena Terorisme

Satgas KBRI Temui 3 WNI yang Ditangkap Malaysia karena Terorisme

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 03:00 WIB

Polri Sodorkan Dua Cara Pemulangan WNI Anggota ISIS di Malaysia

Polri Sodorkan Dua Cara Pemulangan WNI Anggota ISIS di Malaysia

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 06:15 WIB

Desmond Kritik OTT KPK Bongkar Kasus Suap di Lapas Sukamiskin

Desmond Kritik OTT KPK Bongkar Kasus Suap di Lapas Sukamiskin

News | Senin, 23 Juli 2018 | 16:44 WIB

Bertemu Menlu Malaysia, Jokowi Bahas Masalah Perbatasan

Bertemu Menlu Malaysia, Jokowi Bahas Masalah Perbatasan

News | Senin, 23 Juli 2018 | 11:42 WIB

Terkini

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:46 WIB

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:01 WIB