Ini yang Membuat Koruptor Nyaman Tinggal di Indonesia

Iwan Supriyatna, Lili Handayani

Kamis, 26 Juli 2018 | 19:38 WIB
Ini yang Membuat Koruptor Nyaman Tinggal di Indonesia
Logo Indonesia Corruption Watch (ICW). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menilai Indonesia sebagai salah satu surga bagi koruptor. Ada beberapa hal yang menjadi alasan para koruptor merasa nyaman di Indonesia.

Pertama, hanya di negara Indonesia korupsinya dilakukan berjamaah. Ia mengaku tak menemukan hal seperti ini di negara-negara lain.

"Dua menteri agama menjadi koruptor. Lalu hanya di Indonesia koruptornya nyaman di penjara," kata Yuntho di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Menurut dia, lembaga pemasyarakatan (lapas) seperti di Sukamiskin sangat nyaman oleh para terpidana korupsi.

"Penjara di sana kaya kost-kostan," ujarnya.

Selain itu, ia menyebut vonis putusan hukuman bagi terpidana korupsi tidak menjerakan. Sebab, kata dia, hukumannya terlalu ringan bagi koruptor tersebut.

"Rata-rata vonis korupsi cuma 2 tahun 2 bulan dan tidak dimiskinkan. Dengan mereka masih kaya, membuat mereka masih bisa berinvestasi. Ini yang bisa menjadi catatan," ungkapnya.

Tak hanya itu, mantan koruptor di Indonesia masih bisa mendaftar pada pemilihan legislatif. Hanya koruptor di Indonesia yang selesai menjalani hukuman masih bisa eksis.

"Cuma di Indonesia doang yang dia nyaleg kepilih. Hanya di Indonesia saja koruptor itu dapat keistimewaan boleh nyicil uang pengganti kasus korupsi, di negara lain tidak boleh. Harusnya pilihannya hukumannya ditambah," tandasnya.

Ia menambahkan, hanya di Indonesia yang melakukan pelantikan di lapas terhadap kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Ia meyakini ke semua hal ini lah yang membuat para koruptor merasa nyaman di Indonesia.

"Salah satu kritik juga. Koruptor di Indonesia kalau ditangkap tidak pernah diborgol, dan makin eksis, ke depan jangan hanya pakai rompi saja, pake baju tahanan sekaligus diborgol," pungkasnya.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak. Indonesia, kata dia, memang surga bagi koruptor.

"Jenis korupsi seperti apa yang menjadikan Indonesia surga bagi koruptor, yaitu koruptor yang berjemaah. Jadi koruptor yang secara bersama-sama itu akan menjadi aman dan menjadi surga bagi mereka, bahkan sampai mereka ke penjara dan dihukum," ucapnya.

Berbeda dengan korupsi yang dilakukan sendiri. Dahnil mengatakan, lebih mudah menangkap koruptor sendiri dibanding koruptor berjamaah.

"Kalau cuma koruptor yang sendirian, itu gampang ditangkap dan selesai dihukum seberat-beratnya enggak masalah. Tapi, mereka yang korupsi terkoneksi dengan kekuatan akan susah ditangkap," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Dalami Aliran Dana ke Irwandi Yusuf

KPK Dalami Aliran Dana ke Irwandi Yusuf

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 07:32 WIB

Kasih 4 Mobil dan 1 Rumah, KPK Minta Tambah Jaksa ke Kejagung

Kasih 4 Mobil dan 1 Rumah, KPK Minta Tambah Jaksa ke Kejagung

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:35 WIB

Kasus Suap PLTU Riau-1, Idrus Marham Akan Datang Lagi ke KPK

Kasus Suap PLTU Riau-1, Idrus Marham Akan Datang Lagi ke KPK

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 14:54 WIB

Terkini

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:53 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Kaltim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Entertainment | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:26 WIB

×