Presiden Jokowi Punya Perhatian Lebih ke Sektor Pertanian

Iwan Supriyatna

Selasa, 31 Juli 2018 | 11:01 WIB
Presiden Jokowi Punya Perhatian Lebih ke Sektor Pertanian
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau program Padat Karya Tunai (PKT) irigasi kecil Kementerian PUPR di Desa Pernek, Kecamatan Moyohulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/7/2018). (Dok PUPR)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama satu periode kepemimpinannya memiliki concern yang sangat tinggi terhadap pengembangan sektor pertanian.

Concern Jokowi ini tercermin di dalam Nawacitanya dan terbukti dari peningkatan anggaran yang signifikan pada sektor pertanian.

Peningkatan anggaran kedaulatan pangan mencapai 53,2%, dari anggaran tahun 2014 sebesar Rp 67,3 triliun menjadi Rp 103,1 triliun di tahun 2017.

Oleh sebab itu untuk memilih pendamping yang memahami pertanian menjadi langkah yang rasional sekaligus strategis bagi Jokowi.

"Kurun waktu 5 sampai 10 tahun mendatang ini saya pikir krisis tentang energi termasuk masalah pertanian itu membutuhkan orang-orang yang memahami tentang tani, sehingga kita perlu meningkatkan atau menguatkan masalah pertanian ke depan," kata Sekjen HKTI Mayor Jenderal (Purn) Bambang Budi Waluyo.

Bambang menuturkan, di lain sisi, saat ini Indonesia menghadapi ancaman dari luar dan dalam negeri, sehingga diperlukan seorang pemimpin yang memahami pertahanan dan keamanan negara.

"Misalnya Pak Jokowi ambil Pak Moeldoko sebagai wapres, sangat tepat sekali. Kalau kita melihat soal hakekat ancaman dari luar dan dalam negeri, tentunya membutuhkan figur yang memahami betul tentang pertahanan dan keamanan," ucapnya.

Bambang menyebutkan, menjadi petani sukses merupakan salah satu cita-cita Moeldoko sejak kecil. Sejak kecil Moeldoko telah mengenal petani dan pertanian karena ayahnya adalah seorang petani.

Karenanya, berbeda dengan banyak pensiunan petinggi TNI yang memilih karir di bidang bisnis atau politik, Moeldoko langsung terjun ke dalam pertanian.

Kembali ke dunia pertanian, Moeldoko tidak mengalami hambatan berarti. Malahan dapat dikatakan sukses karena ia bertani secara modern dengan manajemen yang tepat dan memanfaatkan teknologi terkini.

“Untuk kompetitor saya pikir Pak Moeldoko lebih menguasai, seorang Jenderal bintang empat Adhi Makayasa, saya pikir lebih baik dari jenderal-jenderal lain yang mungkin akan menjadi kompetitor nantinya, sehingga Pak Jokowi sangat untung,” tutur Bambang.

“Saya pikir tepat dia, karena dia lahir di pedesaan dibesarkan oleh kyai di pesantren, hidupnya dilingkungan tani, sehingga sekarang menjadi Ketua Umum HKTI sudah sangat tepat karena mumpuni, dia memahami betul tentang pertanian,” tambah Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem: Koalisi Pendukung Jokowi Lebih Maju Ketimbang Prabowo

Nasdem: Koalisi Pendukung Jokowi Lebih Maju Ketimbang Prabowo

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 10:54 WIB

Presiden Jokowi Ngobrol dengan Petani Sumbawa di Sawah

Presiden Jokowi Ngobrol dengan Petani Sumbawa di Sawah

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 10:23 WIB

Malam Ini Jokowi Kumpulkan 9 Sekjen Parpol Pendukung di Istana

Malam Ini Jokowi Kumpulkan 9 Sekjen Parpol Pendukung di Istana

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 09:46 WIB

Terkini

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

×