PNS Diduga Mesum Disiram Air Comberan Ternyata Seorang Pejabat

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 31 Juli 2018 | 14:40 WIB
PNS Diduga Mesum Disiram Air Comberan Ternyata Seorang Pejabat
PNS mesum di Aceh kepergok warga. (Foto: Istimewa/Kriminologi.id)

Suara.com - Pasangan diduga mesum yang disiram warga dengan air comberan, belakangan diketahui adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Langsa, Aceh berinisial TSF (50). Dalam video viral itu, TSF bersama pasangannya sempat dipersekusi warga.

Dilansir dari laman Kriminologi.id (jaringan Suara.com), TSF dihukum mandi comberan oleh warga di Desa Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Sabtu, 28 Juli 2018, lantaran dituduh telah berkhalwat atau berduaan dengan pasangan wanita yang tidak sah berinisial DK (30).

Belakangan diketahui, TSF dan pasangannya DK telah menikah secara sirih. Padahal, saat diamankan oleh warga, pasangan ini telah menunjukan bukti surat nikah sirih mereka. Warga tetap memandikan pasangan tersebut dengan air comberan karena warga menduga buku nikah siri itu adalah palsu.

Pada buku nikah yang ditunjukkan kepada warga, diketahui TSF dan DK telah menikah secara sirih pada 1 Maret 2018, di Binjai, Sumatera Utara. Pasangan ini dinikahkan oleh perangkat desa setempat bernama M. Dahlan Yasin.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif mengatakan, pihaknya telah menelusuri keabsahan buku nikah sirih tersebut. Dan berdasarkan hasil penelusuran, diketahui TSF dan DK telah sah menikah secara agama.

Dinas Syariat Islam juga memanggil pihak-pihak terkait yaitu kepala desa di tempat kejadian, kepala desa dari pihak perempuan, dan dari pihak laki-laki, serta perangkat desa dan keluarga dari pihak laki-laki dan perempuan untuk dimintai keterangan.

"Jadi walinya yaitu abang kandung pihak perempuan mengaku bahwa dia hadir pada saat mereka menikah pada bulan Maret lalu di Binjai. Itu sesuai buku nikah yang saya lihat. Dan saya telpon ke Binjai, juga mendapat informasi yang sama. Jadi secara agama mereka sah telah menikah,” kata Ibrahim melalui sambungan telpon, Senin (30/7/2018).

Ibrahim juga menyampaikan penyelesaian masalah dengan warga desa, kedua pasangan ini telah memaafkan warga yang telah melakukan tindakan main hakim sendiri (persekusi) dengan cara memandikan air comberan.

"Jadi saya tanya kepada pihak laki-laki dan perempuan, bagaimana tentang yang disiram air parit oleh masyarakat. Jawabannya, pihak korban telah memaafkan, sehingga kita membuat surat perjanjian dari kedua belah pihak agar tidak ada tuntutan di kemudian hari," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin mengatakan, dalam penerapan hukum adat di sebuah desa, jangan sampai melanggar aturan hukum.

"Saya prihatin dan menyayangkan hal itu terjadi. Saya ingatkan, jangan sampai masyarakat menegakkan hukum adat dengan cara melanggar hukum. Tidak ada dalam hukum adat kita yang sanksinya memandikan dengan air comberan," kata Taqwaddin kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (30/7/2018).

Menurutnya, jika ada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran hukum adat maka sudah ada aturan yang telah ditetapkan sebagaimana disebutkan dalam Qanun Aceh No 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat. Bahkan Qanun tersebut pelaksanaannya diperkuat dengan Keputusan Bersama Gubenur Aceh dengan Kapolda dan Ketua MAA Tahun 2012, yang selanjutnya diatur pula dengan Peraturan Gubernur No 60 Tahun 2013.

"Dalam qanun itu, penyelesaian sebuah masalah atau sengketa yang disebabkan karena pelanggaran, tidak ada dengan cara memandikan air comberan. Melainkan penyelesaian dilakukan dengan cara musyawarah," katanya.

Taqwaddin juga menyampaikan, dalam Qanun dan peraturan tersebut, warga tidak boleh mengambil peran aparat penegak hukum, apalagi melakukan persekusi dengan cara memandikan dengan air comberan.

"Warga masyarakat tidak boleh mengambil alih peran aparat penegak hukum (APH) dan masyarakat juga tidak boleh melakukan perbuatan massal semena-mena yang melanggar hukum (eigenrechtig)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh PNS Mesum Disiram Air Selokan di Aceh

Heboh PNS Mesum Disiram Air Selokan di Aceh

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 14:24 WIB

Kasus Suap Gubernur Aceh, KPK Periksa Staf Aceh Marathon

Kasus Suap Gubernur Aceh, KPK Periksa Staf Aceh Marathon

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 11:26 WIB

Kirab Obor Asian Games Bergerak ke Bumi Serambi Mekah

Kirab Obor Asian Games Bergerak ke Bumi Serambi Mekah

Sport | Selasa, 31 Juli 2018 | 05:53 WIB

Kelabui Polisi, Sindikat Aceh Simpan Ganja di Bawah Ikan Asin

Kelabui Polisi, Sindikat Aceh Simpan Ganja di Bawah Ikan Asin

News | Senin, 30 Juli 2018 | 19:22 WIB

Cegah Orang Mesum, Kawasan Wisma Atlet Akan Dijaga Satpol PP

Cegah Orang Mesum, Kawasan Wisma Atlet Akan Dijaga Satpol PP

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 17:22 WIB

Terkini

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:13 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:57 WIB