Alasan Sekjen Partai Koalisi Jokowi Bersamuh di Gedung Joang 45

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 21:02 WIB
Alasan Sekjen Partai Koalisi Jokowi Bersamuh di Gedung Joang 45
Kesembilan sekretaris jenderal partai politik pendukung bakal calon presiden petahana Joko Widodo, menggelar pertemuan di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018) malam. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Seluruh sekretaris jenderal partai-partai politik pendukung bakal calon presiden petahana Joko Widodo, menggelar pertemuan di Gedung Joang 45', Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018) malam.

Pertemuan tersebut dimulai sejak pukul 19.45 WIB. Pesertanya adalah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate, dan Sekjen PPP Arsul Sani.

Selain itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, Sekjen Hanura Herry Lontung, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofi, turut ikut melakukan pertemuan.

Sekjen PDIP Hasto mengatakan, mereka sengaja bersamuh di Gedung Joang ’45 karena tempat itu memiliki nilai kenangan bagi Jokowi.

“Gedung ini dulu, tempat Jokowi dan Jusuf Kalla mendeklarasikan diri sebagai capres dan cawapres Pilpres 2014. Gedung ini juga memberikan semangat seluruh pendukung Jokowi, untuk bangsa dan negara," kata Hasto sebelum pertemuan.

Selain itu, ada alasan tersendiri saat mereka memutuskan pertemuan itu digelar pada tanggal 4 Agustus. Menurutnya, 4 Agustus merupakan hari istimewa karena bertepatan dengan hari lahirnya mantan Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Hari ini juga istimewa karena pada tanggal 4 agustus bertepatan dengan lahirnya Gusdur, tokoh bangsa kita. Kesinambungan kepemimpinan inilah yang juga terus menjadi inspirasi kesatupaduan kami," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Sekjen Partai Koalisi Kumpul Siapkan Berkas Pendaftaran Jokowi

9 Sekjen Partai Koalisi Kumpul Siapkan Berkas Pendaftaran Jokowi

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 20:43 WIB

Ada Ahok saat Deklarasi Ribuan Relawan Jokowi, Ternyata....

Ada Ahok saat Deklarasi Ribuan Relawan Jokowi, Ternyata....

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 20:09 WIB

9 Sekjen Partai Koalisi Jokowi Kembali Kumpul Bikin Tim Sukses

9 Sekjen Partai Koalisi Jokowi Kembali Kumpul Bikin Tim Sukses

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 20:01 WIB

Jokowi Minta Relawannya Tak Kalah Militan dari Lawan

Jokowi Minta Relawannya Tak Kalah Militan dari Lawan

News | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 19:08 WIB

Terkini

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB