Gempa Lombok, Kemenpar Fokus Urus Turis Asing dan Tangkal Hoax

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 07 Agustus 2018 | 14:36 WIB
Gempa Lombok, Kemenpar Fokus Urus Turis Asing dan Tangkal Hoax
Sejumlah anggota Basarnas mengevakuasi jenazah korban yang meninggal akibat tertimbun reruntuhan Masjid Jabal Nur yang rusak akibat gempa bumi di Tanjung, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8). (Antara)

Suara.com - Kementerian Pariwisata akan memastikan informasi untuk turis asing di Lombok, Nusa Tenggara Barat tak terhambat. Kemenpar juga memastikan pelayanan ke turis atau wisatawan pasca gempa Lombok, berjalan lancar.

Kemenpar akan fokus melakukan tiga hal pasca gempa Lombok. Menteri Pariwisata Arief Yahya menerangkan, tiga fokus tersebut yakni, pertama memberikan informasi terus menurus kepada masyarakat dan wisatawan asing, kedua memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, dan yang ketiga pemulihan.

"Pertama, hampir setiap jam Kemenpar mengeluarkan official statement, agar bisa diacu, agar tidak menjadi berita hoax atau berita bohong," ujar Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

"Karena di suatu pulau terjadi eksodus besar-besaran itu karena hoaxs, dikhawatirkan terjadi tsunami di situ, maka tidak bisa dibentung lagi mereka keluar besar-besaran," Arief menambahkan.

Arief menjelaskan, hingga tadi pagi sebanyak 200 wisatawan asing sudah dievakuasi dari tiga Gili di Lombok pascagempa 7 SR.

Selain itu, tim dari TNI dan Polri juga masih terus melakukan penyisiran di Gili.

"Kita harapkan hari ini benar-benar tuntas, semua wisatawan bisa diantar ke Lombok dan dari lombok akan menuju ke 3 destinasi utama kita, yaitu Bali, Jakarta, dan surabaya," katanya.

Menurut Arief, wisatawan asing yang tengah berlibur di Lombok sebelumnya ada yang dari Bali, Jakarta, dan Surabaya. Setelah tiba di tempat pertama, mereka akan pulang ke negara asalnya masing-masing.

"Kalau saya bulatkan kira-kira 50-60 persen ke Bali, 20-30 peren ke Jakarta, dan sisanya 10-20 persen ke Surabaya," ucapnya.

Lebih jauh Arief mengatakan, perintah akan segera melakukan pemulihan tempat wisata di Lombok yang rusak karena gempa. Selain itu, perumahan rakyat dan hotel di sekitar tempat wisat juga akan dilakukan pemulihan.

"Sementara ini tanggap daruratnya tiga minggu. Kita lihat kalau tiga minggu sudah selesai kita lakukan recovery," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Tewas Gempa Lombok Tembus 105 Orang, Mungkin Bertambah

Korban Tewas Gempa Lombok Tembus 105 Orang, Mungkin Bertambah

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 14:28 WIB

Gempa Lombok, 7.000  Turis Asing dari Gili Mengungsi ke Bali

Gempa Lombok, 7.000 Turis Asing dari Gili Mengungsi ke Bali

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 13:17 WIB

Bali Sering Gempa, Ivan Gunawan Tetap Ingin Pindah Rumah

Bali Sering Gempa, Ivan Gunawan Tetap Ingin Pindah Rumah

Entertainment | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:54 WIB

Rotasi Bumi Penyebab Tahun ini Rawan Gempa

Rotasi Bumi Penyebab Tahun ini Rawan Gempa

Tekno | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:30 WIB

Kabar 7 Turis Asing Tewas Akibat Gempa Lombok, Ini Faktanya

Kabar 7 Turis Asing Tewas Akibat Gempa Lombok, Ini Faktanya

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:12 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan

Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:05 WIB

Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia

Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:52 WIB

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:47 WIB

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:44 WIB

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:41 WIB

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:24 WIB

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:21 WIB

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:18 WIB

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 15:11 WIB