Ahmad Muzani Bongkar Hasil Pertemuan Prabowo - PKS

Dythia Novianty, Lili Handayani

Rabu, 08 Agustus 2018 | 05:40 WIB
Ahmad Muzani Bongkar Hasil Pertemuan Prabowo - PKS
Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan jika pertemuan antara Prabowo dan Ketua Dewan Syariah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al-Jufri, telah terjadi di kediaman Prabowo pada Jumat lalu (3/8/2018).

Ia mengatakan, pertemuan tersebut membicarakan hal lain secara intens antara Habib Salim dan Prabowo.

“Dan pembicaraan ini saya kira teman-teman PKS sudah mengetahui pembicaraan itu dan saya kira apa yang menjadi keputusan majelis syuro hari ini, ya kita hormati,” ungkap Muzani saat menyambangi kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).

Diketahui, pertemuan dalam musyawarah Majelis Syuro PKS tersebut mengasilkan tiga poin keputusan, yaitu PKS akan terus perjuangkan aspirasi masyarakat Indonesia, yang ingin ada perubahan kepemimpinan secara demokratis dan konstitusional pada Pilpres 2019.

Keputusan kedua, kata Sohibul, PKS mengapresiasi, menyetujui dan siap mengawal hasil rekomendasi ijtima GNPF Ulama yang menetapkan dua Paslon Capres dan Cawapres di Pilpres 2019.

Kedua pasangan calon yang direkomendasikan adalah Prabowo Subianto - Salim Segaf Al Jufri atau Prabowo Subianto - Abdul Somad.

Ketiga adalah Musyawarah Majelis Syuro memberikan mandat kepada dewan pimpinan tingkat pusat atau DPTP, untuk membangun komunikasi politik dalam rangka pembentukan koalisi bersama mitra koalisi.

Muzani menambahkan, meskipun koalisi antara Demokrat, PAN atau PKS saja cukup, namun Prabowo beranggapan jika koalisi ini harus tetap berjalan bersama karena sejak awal partai-partai ini sama-sama berada di luar pemerintahan dan ingin membangun satu pemerintahan baru yang lebih baik.

“Tekad itu sudah kita rilis bertahun-tahun dengan jerih payah itu, kesabaran Pak Prabowo menunggu masih tetap, meskipun tetap ada limit persoalan itu harus kita putuskan. Dan limit itu tinggal menghitung hari. Sabar ya,” tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Potongan Tumpeng untuk Mahfud MD, Sinyal Jadi Cawapres Jokowi?

Potongan Tumpeng untuk Mahfud MD, Sinyal Jadi Cawapres Jokowi?

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 05:14 WIB

Sudirman Said Sambangi Kantor PKS, Bahas Cawapres?

Sudirman Said Sambangi Kantor PKS, Bahas Cawapres?

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 23:19 WIB

9 Kader PKS Jadi Opsi ke-3 Jika Prabowo Tolak Ijtima Ulama

9 Kader PKS Jadi Opsi ke-3 Jika Prabowo Tolak Ijtima Ulama

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 23:19 WIB

Fadli Zon Pastikan Prabowo Umumkan Cawapres Kamis

Fadli Zon Pastikan Prabowo Umumkan Cawapres Kamis

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 22:44 WIB

Presiden PKS Singgung Kemungkinan Poros Ketiga di Pilpres 2019

Presiden PKS Singgung Kemungkinan Poros Ketiga di Pilpres 2019

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 22:31 WIB

Rumah Kapitra Ampera Diteror Bom, PKS: Kriminal Biasa

Rumah Kapitra Ampera Diteror Bom, PKS: Kriminal Biasa

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 19:44 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×