Curhat Pengungsi Gempa Lombok, Tak Mau Pulang dan Masih Trauma

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:39 WIB
Curhat Pengungsi Gempa Lombok, Tak Mau Pulang dan Masih Trauma
Pengungsi gempa Lombok. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Korban gempa Lombok di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih trauma. Gempa menggetarkan NTB berkekuatan 7 skala richter (SR).

Pengungsi gempa takut pulang ke rumahnya karena takut gempa susulan. Sementara gempa Lombok susulan kembali terasa sejak Senin hingga Rabu (8/8/2018). Hari ini saja gempa Lombok kembali terasa dengan kekuatan sekitar 4.5 Skala Richter (SR).

Rasa trauma warga tak dapat disembunyikan dari raut wajah mereka yang lebih baik mengungsi di sebuah lahan kosong dengan tenda -tenda darurat seadaanya yang dibuat oleh warga dengan menggunakan terpal sebagai atap untuk mereka beristirahat.

Anak-anak korban gempa Lombok. (Antara)
Anak-anak korban gempa Lombok. (Antara)

"Kami masih trauma. Nggak mau pulang ke rumah. Ya, rumah juga sudah hancur roboh semua," kata Desi Asri (45) warga Desa Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Rabu (8/8/2018).

Menurut Desi, warga lebih memilih untuk tinggal sementara waktu di pengungsian. Dari pada pulang ke rumah masing-masing yang memang sebagian sudah tak dapat ditinggali kembali.

"Nggak berani masih. Kami lebih baik istirahat di sini dengan bantuan dari pemeritah juga walaupun belum semuanya," ujar Desi.

Anak-anak korban gempa Lombok. (Antara)
Anak-anak korban gempa Lombok. (Antara)

Hal sama diungkapkan pengungsi lain, Ahmad Sadori (37) menyebut tak akan meninggalkan lokasi pengungisan lantaran menurutnya masih belum aman.

"Masih mau disini (pengungsian). Kami belum mau pulang. Apalagi masih ada gempa lagi kan," ujar Ahmad.

Ahmad menjelaskan masih bertahan di tempat posko pengungsian agar keluarganya tetap aman dan terhindar dari yang tak diinginkan.

baca juga

"Iya di sini untuk menghindari. Kasian anak istri saya kalau ada tiba-tiba (gempa) kami pulang. Masih aman disini," ujar Ahmad

Pantauan Suara.com, sejumlah warga masih banyak mengungsi dengan disediakan dapur umum dan kamar mandi yang disediakan oleh anggota tim evakuasi gabungan TNI dan Polri. Hingga kini setidaknya, korban gempa lombok sudah mencapai 105 orang meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Hari Pasca Gempa Lombok, 1 Jenazah Masih Tertindih Pilar Masjid

4 Hari Pasca Gempa Lombok, 1 Jenazah Masih Tertindih Pilar Masjid

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:24 WIB

Gempa Lombok Susulan, Nenek Panik:  Bagaimana Keadaan Cucu?

Gempa Lombok Susulan, Nenek Panik: Bagaimana Keadaan Cucu?

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:03 WIB

Gempa Lombok Susulan 3 Detik, Warga Panik dan Berlarian

Gempa Lombok Susulan 3 Detik, Warga Panik dan Berlarian

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:45 WIB

Gempa Lombok, Kapolda Metro Siap Kirim Polwan Bila Dibutuhkan

Gempa Lombok, Kapolda Metro Siap Kirim Polwan Bila Dibutuhkan

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:31 WIB

Gempa Lombok, Polda Metro Hari Ini Terbangkan Bantuan Logistik

Gempa Lombok, Polda Metro Hari Ini Terbangkan Bantuan Logistik

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 08:27 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB