Rawan Maling Pasca Gempa Lombok, Warga Diminta Siskamling

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:47 WIB
Rawan Maling Pasca Gempa Lombok, Warga Diminta Siskamling
Sejumlah anak bermain di tenda darurat di tempat penampungan pengungsi korban gempa bumi di Pemenang, Lombok Utara, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8). Sebanyak 2.935 jiwa korban gempa bumi mengungsi di tempat itu dan diperkirakan akan terus bertambah. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Suara.com - Pasca gempa Lombok, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, meminta seluruh camat dan kepala desa untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Siskamling itu dilakukan untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dan perampokan pasca gempa Lombok 7 Skala Richter (SR).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kabupaten Lombok Barat Fadjar Taufik mengatakan instruksi tersebut diterbitkan oleh Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid. Instruksi itu dikeluarkan setelah menggelar rapat koordinasi penanganan dampak bencana gempa Lombok di Kabupaten Lombok Barat.

"Kepada camat, kepala desa dan ketua rukun tetangg agar mengaktifkan siskamling di masing-masing lingkungan. Itu instruksi bupati," kata Fadjar Taufik, di Lombok Barat, Rabu (8/8/2018).

Fadjar Taufik mengatakan instruksi tersebut diterbitkan oleh Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid. Instruksi itu dikeluarkan setelah menggelar rapat koordinasi penanganan dampak bencana gempa Lombok di Kabupaten Lombok Barat.

Empat kecamatan terdampak cukup parah di Kabupaten Lombok Barat, adalah Kecamatan Gunungsari, Batulayar, Lingsar, dan Narmada. Seluruhnya di wilayah utara berbatasan dengan Kabupaten Lombok Utara.

Dalam instruksinya, lanjut Fadjar, bupati juga meminta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan tim terpadu penanganan konflik sosial, untuk lebih waspada terhadap kejadian dan fenomena alam dan sosial yang menimbulkan keresahan masyarakat. Pasalnya ada beberapa kelompok atau oknum yang memanfaatkan situasi pasca gempa Lombok.

"Saat ini, merebak isu pencurian dan perampokan di beberapa tempat. Untuk itu, bupati meminta agar siskamling diaktifkan dan semua pihak harus waspada," ujarnya.

Para kepala desa, kepala dusun dan ketua rukun tetangga juga diminta untuk selalu berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat dan pihak keamanan jika terjadi sesuatu yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca gempa Lombok.

Gempa Lombok berkekuatan 7,0 pada Skala Richter, mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, Minggu (5/8/2018) pukul 19.46 WITA. Pusat gempa Lombok terletak pada 8.3 lintang selatan, 116.48 bujur timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curhat Pengungsi Gempa Lombok, Tak Mau Pulang dan Masih Trauma

Curhat Pengungsi Gempa Lombok, Tak Mau Pulang dan Masih Trauma

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:39 WIB

4 Hari Pasca Gempa Lombok, 1 Jenazah Masih Tertindih Pilar Masjid

4 Hari Pasca Gempa Lombok, 1 Jenazah Masih Tertindih Pilar Masjid

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:24 WIB

Gempa Lombok Susulan, Nenek Panik:  Bagaimana Keadaan Cucu?

Gempa Lombok Susulan, Nenek Panik: Bagaimana Keadaan Cucu?

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 11:03 WIB

Gempa Lombok Susulan 3 Detik, Warga Panik dan Berlarian

Gempa Lombok Susulan 3 Detik, Warga Panik dan Berlarian

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:45 WIB

Gempa Lombok, Kapolda Metro Siap Kirim Polwan Bila Dibutuhkan

Gempa Lombok, Kapolda Metro Siap Kirim Polwan Bila Dibutuhkan

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 10:31 WIB

Terkini

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB