Inisial Cawapres Jokowi M, Pengamat Memprediksi dari Luar Parpol

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:37 WIB
Inisial Cawapres Jokowi M, Pengamat Memprediksi dari Luar Parpol
Poco-poco massal diikuti oleh Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, Menpora Imam Nahrawi dan Kabinet Kerja lainnya di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (5/8/2018). (Foto Dok. Kemenpora)

Suara.com - Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengungkapkan inisial cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019. Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Haryadi memprediksi cawapres Jokowi dari kalangan luar partai politik.

Nama calon wakil presiden yang akan mendampingi bakal calon presiden Joko Widodo masih menjadi teka-teki bagi publik. Romahurmuziy memberikan bocoran inisial cawapres Jokowi berinisial M.

inisial cawapres Jokowi itu mengarah kepada nama tokoh yang berasal dari parpol yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Sedangkan dari non parpol ada nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Ketua MUI Maaruf Amin.

Melihat daftar nama tersebut, pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Haryadi menilai Jokowi akan memilih cawapresnya dari non parpol. Hal itu disebabkan untuk menghindari kekisruhan antar partai koalisi yang saling berebut kursi cawapres.

"Besar kemungkinan pendamping Jokowi berasal dari figur di luar partai koalisi untuk menghindari pertentangan di antara partai pendukung yang sama-sama mengincar kekuasaan post Jokowi," kata Ade kepada Suara.com, Rabu (8/8/2018).

Menurut Ade, bentuk koalisi Pilpres 2019 kali ini terfokus kepada empat isu strategis. Yang pertama ialah sosok pasangan cawapres harus bisa menaikkan elektabilitas dari sang calon presiden. Kedua, bertemunya kesepakatan antar parpol koalisi perihal program strategis pemerintahan.

Sedangkan yang ketiga dan keempat adalah bagi-bagi kursi dalam kabinet serta proyeksi sinergi dalam Pemilihan Presiden 2024.

Dari keempat isu strategis tersebut, kata Ade, Jokowi akan sulit memenuhi kesepakatan dalam koalisi dikarenakan adanya perebutan kekuasaan post Jokowi. Oleh sebab itu, besar kemungkinan jika Jokowi memilih cawapresnya dari luar partai agar mempertahankan kesolidan koalisi pendukung Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Akan Umumkan Cawapres Kamis Besok

Jokowi Akan Umumkan Cawapres Kamis Besok

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:57 WIB

Malam Ini Jokowi Bertemu Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi

Malam Ini Jokowi Bertemu Ketum dan Sekjen Parpol Koalisi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:45 WIB

Relawan Lakukan Ini Jika Jokowi Tak Pilih Moeldoko Jadi Cawapres

Relawan Lakukan Ini Jika Jokowi Tak Pilih Moeldoko Jadi Cawapres

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:36 WIB

Prediksi Pengamat: AHY Cawapres Prabowo, Mahfud MD dengan Jokowi

Prediksi Pengamat: AHY Cawapres Prabowo, Mahfud MD dengan Jokowi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 13:00 WIB

Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:37 WIB

Terkini

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB