Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan pertemuan dengan perusahaan transportasi daring atau ojek online (Ojol) di Balai Kota, Jakarta, Rabu (8/8/2018).
Pertemuan tersebut kata Sandiaga membahas ketertiban pengemudi transportasi daring.
Hal tersebut menyusul seorang pejalan kaki yang menjadi korban pemukulan seorang wanita pengendara ojek online di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018)
"Salah satu poin yang akan kita angkat dalam menertibkan para pengemudi ojol (ojek online) dari berbagai tentunya perusahaan. Ada dua yang besar perusahaannya, Grab dan Gojek," ujar Sandiaga Uno di Balai Kota, Rabu (8/8/201).
Kata Sandiaga Uno, dalam pertemuan dengan perusahaan transportasi daring nantinya akan disampaikan pentingnya layanan kepada masyarakat.
Sandiaga Uno menegaskan, tidak ada toleransi bagi siapa pun termasuk pengendara transportasi daring yang melakukan tindakan kekerasan.
"Kita akan sampaikan bahwa layanan kepada masyarakat harus diutamakan. Mestinya kita tidak bisa memberikan toleransi sedikitpun juga tindak kekerasan kepada masyarakat. Itu yang nanti akan kami ingatkan," kata dia.
Sandiaga menegaskan, perihal pengemudi transportasi daring yang melakukan tindakan kekerasan kepada pejalan kaki tersebut sudah diberikan sanksi tegas.
"Saya sudah mendapat konfirmasi, sebelum kita nanti akan tegaskan dirapatnya, bahwa pengemudi itu sudah ditindak tegas," tandasnya.
Selain membahas perihal ketertiban pengendara transportasi daring, pertemuan dengan perusahaan transportasi daring tersebut juga akan dibahas perihal kebijakan ganjil genap.