Lepas Cawapres, Gerindra Klaim PKS Gembira Dikasih Jatah Menteri

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 08 Agustus 2018 | 21:29 WIB
Lepas Cawapres, Gerindra Klaim PKS Gembira Dikasih Jatah Menteri
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Muhammad Yasir/Suara.com)

Suara.com - Partai Gerindra memastikan PKS akan legawa kalau bakal calon presiden Prabowo Subianto tidak memilih kader partai Islam itu sebagai calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.

Sebagai gantinya, kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, PKS akan mendapat jatah menteri kalau Prabowo Subianto menang dalam Pilpres 2019.

Hal itu diungkapkan Muzani seusai pertemuan Prabowo dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri di kediaman Salim di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

"Legawa, pokoknya PKS suasananya riang gembira, tadi saya bersama Presiden PKS, bendahara umum, Pak Prabowo bertemu dengan Habib Salim," kata Muzani di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Muzani mengatakan, ada tawaran kompensasi dari Partai Gerindra apabila akhirnya cawapres Prabowo bukan dari pihak PKS.

"Ya, power sharing (pembagiaan kekuasaan), kabinet," ujarnya.

Untuk diketahui, Prabowo sempat melakukan pertemuan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri di kediaman Segaf di Pejatan Residence, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu sore tadi.

Pertemuan itu dilakukan secara tertutup. Muzani menuturkan, dalam pertemuan itu kedua pihak terus mengusahakan adanya finalisasi perihal koalisi di antara kedua partai.

Lebih lanjut Muzani menjelaskan, dalam pertemuan itu memberikan tanda adanya kesempatan besar mereka secara resmi berkoalisi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ustaz Somad Tolak Prabowo, NU: Dia Tak Mau Turunkan Derajat Ulama

Ustaz Somad Tolak Prabowo, NU: Dia Tak Mau Turunkan Derajat Ulama

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 21:10 WIB

Tak Klop dengan PKS, PKB Sulit Hengkang dari Koalisi Jokowi

Tak Klop dengan PKS, PKB Sulit Hengkang dari Koalisi Jokowi

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 21:04 WIB

PA 212: Pidato Prabowo Menyejukkan, Jokowi Provokatif

PA 212: Pidato Prabowo Menyejukkan, Jokowi Provokatif

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 20:53 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×