Array

Menyisir Koleksi Karya Seni Istana di Galeri Nasional

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:25 WIB
Menyisir Koleksi Karya Seni Istana di Galeri Nasional
Pameran karya seni koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia hadir kembali di Galeri Nasional. Pameran berlangsung dari 3 - 31 Agustus 2018. (Suara.com/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Suara.com - Pameran karya seni koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia hadir kembali di Galeri Nasional. Pameran berlangsung dari 3 - 31 Agustus 2018. Museum ini berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk bisa masuk ke sini, kita harus registrasi mengisi formulir terlebih dahulu dan menitipkan barang bawaan di tempat yang telah disediakan panitia. Setelah mengisi formulir, kita akan diberikan kartu akses masuk kedalam gedung utama.

Di dalam gedung utama terdapat petugas keamanan yang akan memeriksa kembali barang bawaan. Setelah masuk gedung utama, pengunjung akan dimanjakan dengan seni patung dari seniman Argentina. Patung ini merupakan pemberian dari Presiden Argentina saat Presiden Soekarno berkunjung ke Argentina pada tahun 1959.

Setelah memasuki lebih dalam, pengunjung akan dimanjakan pemandangan karya seni dua dimensi. Salah satu yang terkenal adalah lukisan Hank Ngantung berjudul "memanah". Lukisan ini menjadi cikal bakal patung Rama Memanah di sekitaran stadion utama Gelora Bung Karno (GBK) dan patung karya Strobl di halaman Istana Negara.

Selain lukisan karya Hank Ngantung terdapat juga pelukis ternama lainnya, seperti Trubus Soedarsono, Raden Saleh, Basoeki Abdullah, Nyoman Gunarsa, Joes Soepadyo dan sebagainya.

Setelah melihat lukisan, pengunjung akan melihat patung Pemanah karya seniman Hongaria, Zsigmond Kisfaludi Strobl. Patung setinggi dua meter ini dipesan langsung oleh Soekarno yang sebelumnya terinspirasi dari lukisan memanah karya Hank Ngantung. Saat ini patung tersebut dipajang di depan halaman Istana Negara menghadap Jalan Veteran, Jakarta.

Destinasi akhir dari pameran ini adalah Ruang Arsip. Ruangan ini berisi rancangan patung pembebasan Irian Barat, Patung selamat datang dan dokumen bersejarah tentang seni di Istana Kepresidenan. Selain itu terdapat dokumen-dokumen bersejarah menjelang Asian Games pada tahun 1962. Di antaranya tiket, buku panduan, potongan koran berita, pin, dan souvenir.

Diketahui pameran ini dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 19.00 WIB. Namun pada tanggal 22 Agustus 2018 pameran akan ditutup sementara karena bertepatan dengan perayaan Idul Adha. (Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI