Asian Games : Volume Sampah Diprediksi Naik Dua Kali Lipat

Rizki Nurmansyah

Rabu, 15 Agustus 2018 | 22:22 WIB
Asian Games : Volume Sampah Diprediksi Naik Dua Kali Lipat
Ilustrasi sampah. [Shutterstock]

Suara.com - Jelang Asian Games 2018, permasalahan sampah menjadi momok serius bagi Kota Palembang, sebagai salah satu tuan rumah perhelatan pesta olahraga se-Asia ke-18 tersebut.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memprediksi selama perhelatan Asian Games 2018 volume sampah di Kota Palembang bakal meningkat.

Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib mengatakan selama perhelatan Asian Games 2018, volume sampah di Kota Palembang diprediksi meningkat dua kali lipat dari 1.100 ton per harinya.

Baca Juga: Eks Juara Dunia F1 : Alonso Tak Layak Disamakan dengan Schumacher

Menurutnya, jika persoalan ini tidak segera ditangani akan menjadi potret yang tidak baik bagi Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

"Karena itu, ini tentunya menjadi perhatian khusus bagi kami bagaimana solusinya," katanya saat ditemui di Pemkot Palembang, Rabu (15/8/2018).

Pemkot Palembang sendiri, kata Akhmad, telah mengalihkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang semula di Sukawinatan dialihkan ke TPA Karya Jaya.

Menurutnya, waktu perjalanan menuju TPA Karya Jaya lebih cepat dibandingkan TPA Sukawinatan.

Selain itu, TPA Karya Jaya juga berada di pinggiran kota, sehingga pada saat pengangkutan sampah tidak mengotori jalan tengah kota.

Ia berharap dengan adanya pengalihan ini, maka pengangkutan sampai lebih efektif. Apalagi saat ini armada sampah di Kota Palembang masih kurang memadai atau hanya ada empat armada.

"Kami harap ini menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan sampah pada saat perhelatan Asian Games 2018," ujarnya.

Baca Juga: Jadi MenPAN-RB, Syafruddin Tetap Jabat CdM Indonesia di Asian Games

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Palembang, Faizal AR mengatakan, sebenarnya TPA Sukawinatan masih cukup untuk menampung sampah di Kota Palembang dalam waktu tiga tahun ke depan.

Hanya saja, pada saat Asian Games 2018, penangangan sampah harus cepat agar tidak terjadi penumpukan.

Sedangkan, pengangkutan sampah menuju ke TPA Sukawinatan membutuhkan waktu sekitar satu jam. Sebaliknya, pengangkutan sampah menuju ke TPA Karya Jaya hanya berkisar 15 hingga 30 menit.

Dengan kondisi ini, maka armada yang saat ini mampu berjalan efektif, dari semula para sopir hanya satu kali angkut, kini dapat dimaksimalkan menjadi dua kali angkut.

"Nantinya beberapa alat berat yang ada di TPA Sukawinatan juga akan dialihkan sementara ke TPA Karya Jaya," jelas Faizal.

Baca Juga: Dapat Izin, Bintang NBA Ini Siap Tampil di Asian Games 2018

Pengalihan TPA ini juga telah disetujui pemerintah pusat. Tujuannya untuk penanganan sampah lebih cepat mengingat Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

"Setelah Asian Games 2018, nantinya TPA Sukawinatan tetap dioperasionalkan seperti biasanya," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran

Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi

Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026

Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026

Sport | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran

Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan

Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati

Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Sport | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×